SABTU , 15 DESEMBER 2018

Astaga… Sekeluarga Tertangkap Mencopet, Nih Tugasnya Masing-masing

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 26 Desember 2016 10:44
Astaga… Sekeluarga Tertangkap Mencopet, Nih Tugasnya Masing-masing

Kusaini dan keluarganya diamankan ke Mapolsek Wonokromo. foto: jawa pos

JAKARTA – Keramaian di tempat wisata dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi. Misalnya, yang terjadi di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Minggu (25/12). Satu keluarga diamankan polisi lantaran tepergok mencopet.

Pelaku tersebut adalah Moch Kusaini. Dia ditangkap personel Polsek Wonokromo yang berpatroli di dalam KBS. Penangkapan bermula dari kecurigaan polisi terhadap gerak-gerik pria 56 tahun itu. Polisi lantas membuntuti pelaku.

Benar saja. Tidak lama kemudian, Kusaini kedapatan berusaha mengambil kalung salah seorang pengunjung secara paksa. Polisi kemudian membawa pelaku ke pos polisi di luar area KBS.

Pelaku tidak sendiri. Polisi juga mengamankan tiga orang yang tidak lain adalah keluarga Kusaini. Yakni, Sutinem (istri) dan dua anak.

Saat diinterogasi, pria yang kerap disapa Soni itu mengakui perbuatannya. Dia menarik kalung korban dari belakang.

Kapolsek Wonokromo, Kompol Arisandi, penasaran dengan cara pelaku mengambil kalung tanpa diketahui korban. Soni lantas memperagakan caranya beraksi di depan polisi. Sebelum menarik kalung, dia merenggangkan ujung kalung sehingga tidak lagi terkait. Tentu saja, pelaku memanfaatkan kelengahan korban.

Arisandi menyatakan, Soni memang tidak beraksi sendiri. “Sekeluarga ini mempunyai peran masing-masing,” katanya. Ada yang bertugas mengalihkan perhatian korban, ada pula yang bertugas mencopot kalung korban.

[NEXT-RASUL]

Saat beraksi, lanjut Arisandi, pelaku menyasar pengunjung anak-anak. “Korban tidak menyadari karena situasi yang ramai. Selain itu, ada yang mengalihkan perhatian orang tua korban,” terangnya.

Polisi membawa keempatnya ke Mapolsek Wonokromo. Barang bukti berupa beberapa potongan kalung dan sejumlah uang yang diduga milik korban juga diamankan.

Ramainya pengunjung KBS di hari libur memang menjadi kesempatan bagi penjahat untuk mereguk untung. Kemarin sedikitnya ada laporan kehilangan dari pengunjung. Salah satunya Siti Syamsiah. Dia melapor ke pihak keamanan KBS karena tasnya dirobek orang.

Perempuan 41 tahun tersebut menyatakan, tasnya disilet pelaku. Dia baru menyadarinya saat hendak mengambil uang. Selain uang Rp1 juta, KTP, dan beberapa surat berharga miliknya raib. (jp)


div>