KAMIS , 22 FEBRUARI 2018

Aswas Kejati Jabat Koordinator di Jampidum

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 20 Juni 2017 13:52
Aswas Kejati Jabat Koordinator di Jampidum

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, Heri Jerman akan segera menduduki jabatan baru sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Heri dipromosi ke ibukota negara menyusul Inspektur 1 Pengawasan Kejagung, Hidayatullah yang sebelumnya menjabat Kajati Sulsel.

Heri mengaku bangga dan terharu sebab promosi tersebut bertepatan dengan bulan suci Ramadan yang berarti keberkahan untuk jabatan barunya tersebut.

“Alhamdulillah barokah Ramadan, saya dipromosi menjadi koordinator pada Jampidum Kejagung,” ucap Heri Jerman diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (20/6).

Ia menuturkan bahwa jabatan barunya itu ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung RI Nomer KEP-254/A/JA/06/2017 tertanggal 16 Juni 2017. Usai mendapat SK itu, Heri akan dilantik secara resmi usai Hari Raya Idul Fitri nanti.

Informasi yang dihimpun, Heri merupakan sosok yang menonjol di Kejati Sulsel. Sejak menduduki jabatannya sebagai Aswas Kejati pada 2015 lalu, Heri banyak membuat gebrakan. Diantaranya Heri berhasil mengantarkan Kejati Sulsel meraih predikat terbaik dan menjadi role model bidang pengawasan kejaksaan seluruh Indonesia.

Predikat yang diberikan Jaksa Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung (Kejagung) diberikan karena terobosan Heri dalam Bidang Pengawasan Kejati yakni sistem pengawasan online yang diterapkan bagi jaksa dan pengawai kejaksaan.

Aplikasi pendataan pegawai via online ini untuk memantau aktivitas dan kedisplinan jaksa dan pegawai kejaksaan se-Sulsel. Sistem ini terbukti ampuh mempermudah pengawasan, efisien serta efektif.

[NEXT-RASUL]

Sistem online ini salah satunya memantau absensi yang terkoneksi langsung dengan telepon seluler Aswas dan Kajati Sulsel. Sistem baru yang Ia ciptakan itupun dijadikan contoh untuk dipergunakan kejaksaan se Sulsel.

Selain itu, Heri juga banyak menghukum jaksa nakal yang terjerat dalam pelanggaran disiplin, salah satu diantaranya kasus Kasi Penkum Kejati Sulsel Rahman Morra dimutasi ke Papua lantaran terindikasi memeras tersangka korupsi. (***)


div>