KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Asyik Bersihkan Motor, Pemuda Jeneponto Jadi Korban Pembusuran

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Jumat , 09 November 2018 12:18
Asyik Bersihkan Motor, Pemuda Jeneponto Jadi Korban Pembusuran

Aldi Saputra (18) pemuda asal Dusun Parang - Parang, Desa Manggepong, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto menjadi korban pembusuran orang tidak dikenal, Kamis (8/11) malam sekitar pukul 19.30 WITA.

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Aldi Saputra (18) pemuda asal Dusun Parang – Parang, Desa Manggepong, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto menjadi korban pembusuran orang tidak dikenal, Kamis (8/11) malam sekitar pukul 19.30 WITA.

Saat itu, korban sementara membersihkan sepeda motor miliknya di pinggir jalan poros Dusun Parang-Parang, tiba-tiba pelaku datang dari arah Dusun Munte menuju ke arah mangngepong, dan tepatnya di depan rumah Sitomo, pelaku yang berboncengan dengan temannya dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter z warna merah langsung membusur korban dan mengenai tepat pada bagian punggung sebelah kiri korban.

Kemudian salah satu masyarakat sempat mengejar pelaku menuju ke arah kampung Bululoe namun pelaku tidak dapat di temukan. Dari informasi yang dihimpun, ciri-ciri pelaku yang mengendarai sepeda motor tersebut menggunakan helm dan memakai switer garis-garis putih.

Kejadian ini diduga adanya perselisihan antara warga Dusun Mangngepong dengan warga Bululoe. Pelaku dendam karena sebelumnya ada perselisihan atau permasalahan antara Dusun Mangngepong dengan warga Dusun Kampung Beru Desa Bululoe. Selanjutnya korban dilarikan ke RSUD Lanto Daeng Pasewang untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi sementara korban tidak mengetahui identitas pelaku karena korban pada saat itu sementara membersihkan sepeda motor miliknya yang kemudian pelaku yang melakukan pembusuran langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter z namun nomor polisi dari sepeda motor yang di kendarai pelaku belum di ketahui.

Pihak Polres Jeneponto juga sementara melakukan Penyelidikan Identitas Pelaku. Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Arh Sugiri menghimbau agar Babinsan dan Bhabinkantibmas setempat segera berkoordinasi dengan masyarakat dan kepala Desa setempat agar tidak terjadi serangan balasan.

” Bahwa untuk menghindari adanya serangan balik dari pihak keluarga maupun tteman-teman korban, agar pemerintah setempat dalam hal ini kepala Desa bersama Babinsa dan Kamtibmas melakukan Koordinasi dengan aparat Desa Bululoe. Dan apabila dalam waktu dekat tidak cepat dilakukan penindakan akan memakan korban yang lebih banyak,” jelasnya, Jum’at (9/11). (*)


div>