KAMIS , 24 MEI 2018

Atap Bocor, Futsal Sulsel Ditunda

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 08 September 2012 11:03
Atap Bocor, Futsal Sulsel Ditunda

int

Laporan Abdul Azis Dari Pekanbaru

 

RAKYAT SULSEL . TIM Futsal Sulsel kecewa berat. Ini akibat keputusan panitia PON dan Badan Futsal Nasional (BFN) memundurkan pertandingan antara tim futsal Sulsel yang akan dijamu oleh tim DKI Jakarta, Jumat (7/9) sore kemarin. Atap GOR Tembilahan sebagai lokasi pertandingan tiba-tiba bocor. Alhasil pertandingan hari ke-2 cabang futsal terpaksa tertunda.

“Kami hari ini  siap tanding. Pengunduran jadwal ini malah merugikan Sulsel, karena kondisi fisik pemain kami jauh di atas tim lain. Tim lain justru diuntungkan karena ada recovery buat mereka, ” kesal Lidemar Halide, pelatih futsal Sulsel.

Kebocoran itu disebabkan karena hujan dan angin kencang yang terjadi sekitar kabupaten Indragiri Hilir itu sejak Jumat dini hari.  Akibat tergenang air, dasar lapangan yang terbuat dari bahan plastik terangkat dan atap yang bocor untuk sementara waktu ditutup dengan terpal.

Sekretaris BFN, Efraim Ferdinand Bawole, menyebutkan kondisi kebocoran dan rembesan air itu bisa membuat keselamatan dan keamanan para atlet terganggu. Apalagi tidak ada titik tempias air di lapangan. “Makanya hari pertandingan kami  tiadakan dulu,” kata Efraim pada konferensi pers, di Media Center PB PON.

Sekretaris Sub PB PON XVIII Wilayah Inhil, Mukhtar T menampik bahwa masuknya tempias hujan ke dalam lapangan, bukan karena kondisi lapangan yang memang tak siap digunakan. “Kalau lapangan ini secara fungsional sudah siap digunakan, pertandingan yang

ditiadakan pada hari ini hanya untuk menjaga keamanan para pemain akibat atap bocor, “sebutnya.

Medio Officer PB PON Media Center, Aya Noya Eva, menjamin laga grup A, B dan C, kembali digelar Sabtu (8/9) hari ini. “Jadwal hanya mundur sehari saja. Kami yakin proses perbaikan memakan waktu sehari saja,” kata dia.

Bukannya tidak prihatin dengan kondisi venue, tapi Lidemar merasa dirugikan dengan kondisi itu. Menurutnya, harusnya PB PON menyiapkan lapangan lain untuk pertandingan hari ini. “Seharusnya ada lapangan alternatif jika memang terjadi seperti ini, bukannya diundur atau dibatalkan, ” ujar dia.

Menurutnya, saat ini pemainnya dalam kondisi on fire, apa lagi pada laga perdanaya melawan Sumatera Barat, Kamis (6/9) lalu, Sulsel dipermalukan dengan skor akhir 5-7.  Ditambah satu pemainnya,  Bryan Agatha mendapat kartu merah akibat terjadi perselisihan di tengah lapangan dengan tim Sumbar. “Kami yang dirugikan, padahal Bryan yang dipukul, ” ujar dia.

Melawan tim andalan, DKI Jakarta, Lidemar optimistis mampu mengalahkan tim yang berisikan pemain timnas futsal Indonesia ini. “Karena untuk lolos ke babak selanjutnya, maka menang merupakan harga mati bagi Sulsel, ” ujar dia.

Koordinator Wilayah I KONI Sulsel, Ellong Tjandra menyebutkan, boleh-boleh saja tim futsal protes tapi semangat jangan tanding jangan terganggu bahkan emosional. “Protes boleh, tapi harus tetap bertanding. Apa lagi jika peluang menang besar, ” tambahnya.

Melawan Jakarta, malam ini, Lidemer bakal menurunkan Syaiful A, Ilham, Usamah, Enden K, Hardi H, Renaldi, Muhammad Imran, Arwianto A, A Sultan, Raymond T, Muhammad Ali, dan Achmad Z. “Kami optimis menang,” harapnya. (*)


Tag
div>