RABU , 12 DESEMBER 2018

Atasi Dampak Kekeringan, BPBD Enrekang Bentuk Tim Koordinasi

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 08 September 2015 15:27
Atasi Dampak Kekeringan, BPBD Enrekang Bentuk Tim Koordinasi

Bantuan Air Bersih oleh BPBD Enrekang kepada Warga di Desa Bambapuang. (Ist)

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Mengantisipasi dampak bencana kekeringan di Kabupaten Enrekang, Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu siaga dan melakukan langkah cepat apabila terjadi bencana kekeringan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Enrekang, Sutrisno, di ruang kerjanya, Selasa (8/9).

Menurut Sutrisno, saat ini bencana kekeringan sudah mulai melanda di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Enrekang. “Ada beberapa daerah di Kabupaten Enrekang sudah mengalami dampak dari bencana kekeringan, seperti kekurangan air bersih di Desa Bambapuang Kecamatan Anggeraja,” kata Sutrisno.

Untuk mengantisipasi dampak bencana kekeringan tersebut, menurut Sutrisni, ada beberapa langkah yang harus diperhatikan. Selain mengambil tindakan cepat terhadap bencana kekeringan, warga juga diharapkan untuk mengantisipasi gelagat adanya potensi kelaparan.

“Beberapa wilayah sudah mengalami kesulitan air bersih. Untuk itu, dihimbau kepada seluruh masyarakat segera melaporkan kepada BPBD Kabupaten Enrekang jika hal ini terjadi,” lanjut Sutrisno.

BPBD Kabupaten Enrekang saat ini sudah membentuk Tim Koordinasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait sebagai persiapan awal untuk melakukan deteksi dini, dan memberikan penyuluhan terkait bencana kekeringan.


Tag
  • kekeringan
  •  
    div>