RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Atlet PORDA Parepare Dikukuhkan 12 September, Masuk Karantina 21 September

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 09 September 2018 07:08
Atlet PORDA Parepare Dikukuhkan 12 September, Masuk Karantina 21 September

int

PAREPARE, RAKSUL.COM– Atlet Parepare yang akan turun di Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVI Provinsi Sulsel 2018 di Pinrang, dikukuhkan 12 September 2018.

Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe yang akan mengukuhkah 164 atlet Parepare di kompleks rumah jabatan wali kota.

Ini terungkap dalam rapat panitia khusus kontingen Parepare PORDA Pinrang, di Sekretariat KONI Parepare, Jumat malam, 7 September 2018.

Dalam rapat juga terungkap, pada hari yang sama pengukuhan atlet, juga digelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Parepare di kompleks rumah jabatan wali kota.

“Jadi, paginya pengukuhan atlet di lapangan tenis kompleks rujab, malamnya RAT KONI di Barugae kompleks rujab. Itu permintaan pak wali saat kami audiens,” kata Ketua KONI Parepare, Parman Farid.

Rapat membahas hal-hal teknis mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, perlengkapan, pemondokan (homebase), keamanan hingga segala kebutuhan atlet lainnya.

“Sudah ada time schedulle, tahapan demi tahapan yang harus dilakukan panitia dan kontingen Parepare menghadapi PORDA,” lanjut Parman.

Tahapan itu antara lain, perizinan bagi atlet khususnya pelajar di sekolahnya  melalui Pengcab masing-masing,  pengambilan kostum seragam atlet, pengukuhan, karantina, pemberangkatan, hingga pemondokan di Pinrang.

“Para atlet akan dikarantina mulai 21 September hingga 23 September di Hotel Delima Sari. Pada 23 September pagi baru diberangkatkan ke Pinrang, untuk mengikuti pembukaan sore harinya,” kata Ketua Binpres KONI Parepare, Rahman Dj.

Pemondokan atau homebase sudah disiapkan beberapa rumah di Pinrang, yang letaknya berdekatan. “Fasilitas pastinya jadi perhatian, terutama air bersih. Makanya homebase berdekatan agar memudahkan koordinasi dan komunikasi,” lanjut Rahman Dj.

Soal kostum seragam atlet, Bendahara KONI H Bakhtiar Syarifuddin menambahkan, dibagikan kepada atlet pada Minggu, 9 September 2018 di Sekretariat KONI.

“Semua atlet diundang melalui Pengcab masing-masing. Semua harus hadir, tidak boleh diwakili. Kita tidak akan berikan kostumnya kalau diwakili. Karena kami ingin pastikan, kostum seragam hingga uang saku sampai di tangan atlet, tidak lagi pakai perantara,” tandas Bakhtiar. (*)


div>