RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Aura Positif yang Inovatif! Salam Punggawa Populer di Masyarakat

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 27 Maret 2017 09:51
Aura Positif yang Inovatif! Salam Punggawa Populer di Masyarakat

Ichsan Yasin Limpo. ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Salam Punggawa kontan populer di masyarakat. Sejak diperkenalkan, salam dengan menyatukan dua telapak tangan ini, banyak diikuti masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, hingga tokoh masyarakat.

Simbol Salam Punggawa, menggunakan dua telapak tangan yang saling berpegangan. Telapak tangan kiri berada di bawah, sedangkan tangan kanan berada di atas atau menekan telapak tangan kiri.

Sejumlah kepala daerah terang-terangan kerap menggunakan simbol Salam Punggawa di beberapa pertemuan. Diantaranya, Bupati Pinrang Aslam Patonangi, Bupati Lutra Indah Putri Indiani, Bupati Luwu Andi Mudzakkar, Walikota Makassar Ramdhan Pomanto, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan YL, dan beberapa lainnya.

“Kesannya sangat kuat. Salam Punggawa menunjukkan penyatuan yang kuat. Harmoni kebaikan,” ujar Indah Putri Indriani, Bupati Luwu Utara.

Salam Punggawa pun trend di kalangan anak muda. Kesan persaudaraan, penyatuan dan semangat yang kuat, menjadi makna Salam Punggawa oleh sebagian remaja.

Salam Punggawa pertama kali diperkenalkan Ichsan Yasin Limpo (IYL), mantan Bupati Gowa yang kini menguat sebagai calon Gubernur Sulsel.

“Tangan kanan simbol positif dan tangan kiri negatif, sehingga kita tekan turun tutup dengan pikiran positif semua lalu digenggam,” ujar Ichsan Yasin Limpo, menjelaskan makna Salam Punggawa.

[NEXT-RASUL]

“Yang harus ada dalam pikiran kita, keluarga punggawa pikiran positif semua,” tambah Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel itu.

IYL menegaskan, Salam Punggawa muncul begitu saja. “Mungkin karena saya Bupati Gowa dua periode kebiasaan orang saja yang memanggil,” jelasnya. (***)

 


div>