SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Australia – Sulsel Jajaki Industri Peternakan Lokal

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 21 April 2016 21:21

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sesuai dengan target, Konsulat Jenderal Australia untuk Makassar dioperasikan bulan ini. Sebagai langkah awal, Pemerintah Australia dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sedang menjajaki kerja sama untuk mengembangkan industri peternakan lokal.

Konsul Jendral Australia di Makassar, Richard Mathius, mengatakan, Pemerintah Australia sedang menjajaki kerjasama di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, dengan Pemprov Sulsel. Namun, ia menawarkan kepada Gubernur Sulsel untuk mengembangkan industri peternakan lokal.

“Departemen Peternakan Australia tertarik mengembangkan industri peternakan lokal, dan membuat laporan mengenai fasilitas-fasilitas yang ada di Sulsel, khususnya fasilitas apa saja yang harus dikembangkan agar industri peternakan di Sulsel bisa berkembang lebih baik. Peternakan suatu bidang yang ada kemungkinannya untuk dikerjasamakan dalam waktu dekat,” kata Richard, usai bertemu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Kamis (21/4).

Richard mengatakan, dengan dibukanya Konsultas Jendral di Makassar, akan membuat hubungan kerjasama Pemerintah Australia dengan Pemprov Sulsel lebih erat dan baik ke depannya. Tidak hanya dengan pemerintah daerah, tapi juga dengan masyarakat dan pebisnis yang ada di Sulsel.

“Sektor peternakan, pariwisata dan perdagangan, semua bidang itu sudah ada kerjasama. Ke depannya, kami upayakan ada kemajuan,” ujarnya.

Menurutnya, Sulsel memiliki sumber daya alam yang sangat potensial. Sektor perdagangan juga sangat menjanjikan, tidak hanya perdagangan barang tapi juga perdagangan jasa. Salah satunya, jasa pendidikan.

“Banyak warga Sulsel yang memilih belajar di Australia. Kami harap bisa sebaliknya, mahasiswa Australia belajar di Sulsel seperti Unhas, UNM, dan dan lain-lain. Kami juga sedang berupaya mengembangkan pendidikan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, khusus untuk mengembangkan industri peternakan lokal, ada beberapa perusahaan yang berminat mengimpor sapi hidup ke Sulsel. “Kami sedang menjajaki hal ini,” tambah Richard.

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan sektor peternakan di Sulsel memang sangat menjanjikan. Sulsel adalah daerah yang mampu menghasilkan sapi satu juta ekor.

“Khusus sapi, saya kira ada banyak hal yang bisa dikerjasamakan. Kita buat MoU nya dalam waktu dekat,” kata Syahrul.

Gubernur menargetkan, dalam tiga bulan ke depan, sudah ada realisasi kerjasama tersebut dalam sebuah Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).


div>