RABU , 19 DESEMBER 2018

Awal Junli, Jokowi Akan Kunjungi Sidrap dan Wajo

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Sabtu , 30 Juni 2018 11:20
Awal Junli, Jokowi Akan Kunjungi Sidrap dan Wajo

Presiden RI, Joko Widodo. (ist)

* Resmikan PLTB dan Bendungan Paselloreng

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Presiden RI ke-7, Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Sulsel selama dua hari yakni tanggal 2-3 Juli mendatang. Kunjungan orang nomor satu itu pun akan meresmikan beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ada di Sulsel.

Rencananya, Jokowi akan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin dan akan melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter ke Kota Parepare. Selanjutnya, bersama rombongan Jokowi melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sidrap untuk meresmikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

Press Officer PT UPC Sidrap Bayu Energy, Yermia Riezky membenarkan rencana kunjungan Jokowi ke PLTB Sidrap yang terletak di perbukitan Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap tersebut.

“Rencananya hari Senin Pak Presiden akan hadir di Parepare, Sidrap dan Wajo. Salah satu acara di Sidrap adalah peresmian PLTB Sidrap dan beberapa proyek pembangkit lain,” kata Yermia, Jumat (29/6) kemarin.

Menurutnya, saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan bersama PLN, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap, TNI dan Polri. “Rencanya peresmian akan dilakukan sekitar jam 14.00 Wita,” ujarnya.

PLTB Sidrap merupakan pembangkit tenaga bayu pertama dan terbesar di Indonesia yang menghasilkan listrik 75 mega watt. Sejak tahun 2015 pembangunan 30 Wind Turbin Generator (WTG) atau kincir angin dilakukan dan rampung Februari 2018.

Usai dari Sidrap, Jokowi akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Wajo. Jokowi bersama rombongan akan menginap di Kota Sengkang yang terkenal dengan suteranya ini, sebelum melanjutkan agendanya pada hari berikutnya.

Agenda pertama pada hari kedua dimulai dengan mengunjungi lokasi padat karya di Kabupaten Wajo. Setelah itu ke peresmian Bendungan Paselloreng yang terletak di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, sejauh ą 45 KM dari Kota Sengkang.

Kepala Satuan Kerja Pembangunan Bendungan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jeneberang (BBWSPJ), Tampang menyebutkan Bendungan Passeloreng masuk PSN yang ditargetkan selesai pada akhir 2018.

Bendungan Paselloreng, kata Tampang, telah mulai dibangun sejak pertengahan 2015 dengan nilai kontrak Rp736 miliar. Bendungan ini akan mengairi lahan irigasi seluas 7.000 hektar. Dengan kapasitas daya tampung maksimal bendungan yakni 138 juta meter kubik. (*)


div>