JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Awal Maret, Kejari Parepare Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Reporter:

Anastasya

Editor:

Niar

Kamis , 22 Februari 2018 22:32
Awal Maret, Kejari Parepare Gelar Doa Bersama Lintas Agama

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare bakal menggelar doa bersama lintas agama. Hal ini dilakukan sebagai wujud tindak lanjut dari pembentukan tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) yang dibentuk beberapa hari lalu.

Doa bersama yang bakal digelar awal Maret ini bertujuan untuk merangkul keberagaman untuk Indonesia hebat, masyarakat damai dan sejahtera, tanpa perpecahan.

Memantapkan persiapan itu, Kejari menggelar pertemuan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), bersama Pemkot Parepare di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Parepare, Kamis (22/2/2018).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Parepare, Reskiana Ramayanti menguraikan, sebelum membentuk tim Pakem, terlebih dahulu, pihaknya meminta doa restu dari MUI dan FKUB.

“Selain silatuhrahmi, kami juga meminta doa restu agar kegiatan kami nanti berjalan dengan lancar dan aman. Kami nantinya akan menggelar doa bersama lintas agama untuk mendoakan masyarakat damai dan sejahtera. Kami juga sekaligus membicarakan pembentukan tim Pakem yang telah terbentuk,” ungkap Reskiana.

Pembentukan tim Pakem yang dilakukan beberapa hari lalu ini didasari atas keputusan dan peraturan Jaksa Agung tentang pembentukan tim koordinasi Pakem, yang bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap ajaran atau paham aliran kepercayaan masyarakat yang dinilai menyimpang.

“Contohnya menodai dan menghina satu aliran masyarakat atau agama yang dapat menimbulkan rasa kbencian dan permusuhan dalam masyarakat yang dapat mengganggu kerukunan umat beragama,” ujarnya.

Pertemuan itu dihadiri pula Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Reskiana Ramayanti, Kepala Kesbangpol Mustafa, Ketua MUI KH Halim kuning, Ketua FKUB H. Muhammad Djunaid, perwakilan Polres Parepare, Kodim 1405 Malusetasi, dan Kementerian Agama Kota Parepare. (MP1)


div>