SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Ayah Bejat, Anaknya Dicabuli Tiap Malam, Begini Modusnya

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 09 Mei 2017 11:50
Ayah Bejat, Anaknya Dicabuli Tiap Malam, Begini Modusnya

ilustrasi(*)

RAKYATSULSEL.COM – Perbuatan Ly (34) tidak mencontohkan tanggung jawab sebagai orang tua. Bagaimana tidak, dia tega menggauli anak tirinya, sebut saja Jelita (16), bukan nama sebenarnya. Lebih memilukan, kejadian itu berlangsung berkali-kali. Diringkus sejak Minggu (7/5) malam, kasus itu baru diungkap oleh kepolisian kepada awak media, Senin (8/5).

Terungkapnya kejadian tersebut setelah sang ibu mendengar keluhan dari Jelita. “Saya juga sempat mendapati bekas (maaf) sperma di dalam pakaian dalam dia (Jelita),” ucap perempuan yang enggan disebutkan namanya itu. Kecurigaannya semakin menjadi ketika melihat perubahan sikap Ly sepekan sebelum dilaporkan ke polisi.

Dia sering mendapati Ly terjaga lewat tengah malam. Selain itu, dia mengunci pintu kamar itu dari luar dengan ikatan tali. “Waktu itu saya mau ke kamar kecil tapi tidak bisa (karena terkunci). Melalui celah pintu, saya lihat seperti ada orang bergumul,” terangnya.

Jelita diketahui selalu beristirahat di ruang tengah rumah dengan menggunakan alas tidur warna biru. Sementara itu, setiap mandi, Jelita selalu membersihkan pakaiannya sendiri. Nah, dalam suatu momen, Jelita mengungkapkan kisah itu. Mendengar kisah tersebut, barulah sang ibu melapor ke polisi.

Sementara itu, Jelita dalam pengakuannya ke kepolisian, menjelaskan hubungan terlarang itu sudah terjadi sejak Desember 2016. Tepatnya, ketika mereka tinggal berdua, saat sang ibu sedang pulang kampung ke Sulawesi. Dia terpaksa meladeni nafsu bejat si ayah tiri lantaran diancam akan usir dari rumah. Ada pula iming-iming diberi uang setelah selesai berhubungan.

Tidak lama setelah laporan masuk, Ly diamankan. Saat disambangi polisi, Ly sempat berkelit. Hanya, tidak lama kemudian, dia memilih pasrah. Dalam pengakuan, Ly menjelaskan hanya tujuh kali menyetubuhi anak tirinya tersebut.

Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Chandra Hermawan membenarkan laporan orang tua Jelita. “Ya ada, tapi semua kami inisialkan karena hak mereka sebagai korban dan pelaku,” sebut Chandra. Perwira berpangkat melati satu itu menjelaskan, barang bukti yang diamankan ada tempat tidur korban dan hasil visum dokter. Polisi juga berencana memeriksa kondisi kejiwaan pelaku.


div>