RABU , 17 OKTOBER 2018

Ayo Siapa Minat? Hotel Pena Mas Dilelang Rp50 M

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 22 Maret 2013 12:08
Ayo Siapa Minat? Hotel Pena Mas Dilelang Rp50 M

TUNGGU DILELANG. Hotel Pena Mas di Jl Hertasning bakal dilelang dengan harga Rp50 M. Pemilik hotel ini dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Makassar. (Foto : MDFAJAR/ RAKYAT SULSEL)

RAKYATSULSEL.COM, MAKASSAR – Bisnis hotel lagi subur. Anda yang berminat untuk berinvestasi instan di bisnis ini, tunggu saja April nanti. Hotel Pena Mas yang terletak di kawasan strategis, Jl Hertasning rupanya mau dilelang lantaran ownernya dinyatakan pailit. Rencananya lelang dibuka dengan harga pertama Rp50 miliar oleh Balai Lelang Negara. Ayo, siapa berminat?

Ya, pascadinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Makassar, Herry (debitur pailit) oleh Bank BCA, salah satu asetnya yaitu hotel Pena Mas dalam waktu dekat sudah akan dilakukan pelelangan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Makassar oleh kurator berdasarkan perkara kepailitan No.01/Pailit/2011/PN Niaga Makassar.

Sejumlah dokumen persyaratan lelang hotel tersebut hingga saat ini masih dalam tahap perampungan berkas. Ditargetkan, berkas pelelangan sudah akan rampung dan akan dilelang April, 2013 mendatang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Makassar.

“Tidak ada lagi yang perlu menjadi keraguan kurator untuk melakukan sampai ke tahap pelengangan. Kalaupun ada perlawanan, itu akan sia-sia karena ini adalah pailit. Kurator tidak melakukan pelelangan diluar konteks ketentuan hukum,” ujar kurator Syamsul Zakir yang menangani kasus kepailitan bos hotel Pena Mas kepada Rakyat Sulsel, kemarin

Syamsul Zakir mengaku telah mendapatkan informasi rencana pelelangan tersebut dari Balai Lelang Negara. Sementara, untuk pengumuman resmi dari Balai Lelang Negara diakui Syamsul masih belum keluar. “Ini hanya sekedar informasi, sifatnya bukan pengumuman resmi. Kami hanya hanya kebetulan ketemu kurator dan mendapatkan informasi bahwa hotel itu akan dilelang dalam waktu dekat,” akunya.

Rencananya, untuk aset hotel tersebut, kurator akan melempar ke peserta lelang dengan harga Rp 50 miliar. Peserta lelang yang memiliki penawaran tertinggi yang akan menjadi pemenang lelang. “Harga star dari Rp 50 Miliar, tapi kan itu bisa naik karena tergantung dari peserta lelang.

Terkait rencana pelelangan itu, karyawan di hotel ini tak terpengaruh. Malah tidak tahu kalau hotel tempatnya bekerja dinyatakan pailit. Marketing Staf Hotel Pena Mas, Anti yang dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui hal itu. Ia hanya mengaku sempat mendengar kabar simpang siur dari beberapa media pemberitaan yang neyebut bahwa hotel tempat kerjanya itu sudah pailit.

“Kita sama sekali tidak tahu hal itu. Itu urusannya manajemen hotel. Kita sebagai karyawan hanya bekerja sebagai karyawan saja. Sebenarnya kabar mengenai itu sudah di dengar tapi kabarnya masih simpang siur karena kita hanya sebagai karyawan,” akunya.

Menurut Anti, persoalan kepailitan yang dialami pemilik hotel Pena Mas tidak akan berpengaruh dengan kinerja karyawannya. Selain itu, apabila terjadi perpindahan karyawan, Anti mengaku tidak akan mempersoalkan hal itu.

“Kita karyawan tidak mau pusing dengan manajemen di atas yang penting kita jalan seperti biasa dan hotel tetap menghasilkan. Kalau pun ada perpindahan pada karyawan disini kami tidak ada masalah,” tegasnya.

Diketahui, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kantor Wilayah XV Makassar melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Makassar juga telah melelang sejumlah aset milik Herry, yang juga pemilik Hotel Pena Mas ini.

Herry dinyatakan pailit di Bank BCA. Dari enam aset yang ada di BCA, sekitar empat aset di antaranya telah di lelang senilai Rp10 miliar lebih. (RS8)


Tag
div>