JUMAT , 15 DESEMBER 2017

Azis Syamsuddin Diproyeksikan Gantikan Setnov

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Minggu , 19 November 2017 21:08
Azis Syamsuddin Diproyeksikan Gantikan Setnov

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi E-KTP membuat posisinya sebagai Ketua DPR RI digoyang.

Bahkan, ada wacana yang berkembang jika Setya Novanto akan diganti. Dan salah satu nama yang kini mencuat adalah Ketua Komisi III DPR-RI Aziz Syamsuddin.

Terkait hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan dirinya masih memegang teguh asas praduga tak bersalah atas kasus yang menimpa Setya Novanto.

“Sekarang ini kita doakan semoga Ketua Umum Setya Novanto cepat sembuh, dan untuk kasus yang sedang dialaminya, kami masih komitmen pada asas praduga tak bersalah. Biarlah semua proses hukum berjalan, sebab saya yakin Pak Setya Novanto akan kooperatif,” kata Idrus, Sabtu (18/11).

Adapun mengenai wacana yang berkembang terkait pergantian posisi Ketua DPR hingga Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), Idrus mengaku hal tersebut mesti melalui mekanisme yang ada dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Apapun yang menjadi keputusan nantinya, mesti melalui forum partai yang sesuai dengan aturan main yang ada. Sebab semuanya ada mekanisme yang mesti dijalankan,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai apakah akan wacana Munaslub dan pergantian Setya Novanto sebagai Ketua DPR akan dibahas pada forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Golkar, Idrus membantah hal tersebut. Menurutnya, forum Rakernas bukan merupakan forum untuk mengambil keputusan.

“Saya Rakernas itu bukan membahas mengenai Munaslub atau pun yang lainnya, akan tetapi Rakernas itu adalah forum yang membahas mengenai konsolidasi partai, jalannya partai, strategi pemenangan Pilkada dan Pilpres, serta memenangkan Pileg 2019 mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Azis Syamsuddin yang konfirmasi mengenai namanya yang menjadi salah satu opsi untuk menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR tidak enggan memberikan jawaban yang gamblang. “Saya siap dan patuh pada keputusan partai,” kata Azis singkat. (*)


div>