SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Bacaleg Ramai-ramai Curi Start, Ini Kata Bawaslu

Reporter:

Iskanto

Editor:

Lukman

Selasa , 31 Juli 2018 12:40
Bacaleg Ramai-ramai Curi Start, Ini Kata Bawaslu

Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi. (Dok.RakyatSulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) telah memulai sosialisasi, meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan Daftar Caleg Tetap (DCT). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) belum bisa melakukan penindakan, dan menyerahkan persoalan tersebut kepada KPU.

Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi, mengatakan, pihaknya belum bisa mengambil sikap tegas perihal pengawasan sosialisasi, sebelum ada penetapan DCT. Untuk saat ini, pengawasan yang dilakukan hanya sekadar melihat dan memantau para bacaleg dalam segi kelengkapan persyaratan. Serta, mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan bacaleg.

“Ini kan baru Daftar Caleg Sementara atau DCS yang akan diumumkan oleh KPU. Supaya masyarakat dapat melihat nama-nama itu. Sekarang tahapannya, bagi masyarakat yang mengenal masing-masing bacaleg itu bisa melaporkan kalau ada dugaan tidak bersyarat,” kata Arumahi, Senin (30/7).

Untuk hasil pengawasan sebelum ada penetapan DCT, Bawaslu menyerahkan sepenuhnya ke KPU. Dalam hal ini, Bawaslu hanya bertugas memberikan informasi kepada KPU, dan KPU yang melakukan penindakan.

“Kami juga intens melakukan pengawasan. Sekarang, hasil pengawasan kami serahkan ke KPU bukan ke publik,” jelasnya.

Menurut Arumahi, ketika DCT telah dikeluarkan oleh KPU, barulah Bawaslu dapat melakukan pengawasan dengan maksimal. Para caleg akan diawasi selama melakukan sosialisasi dan akan diberi sanksi tegas apabila menyalahi aturan sosialisasi.

“Kalau sudah ada DCT, karena dia sudah peserta, kami akan tindaki kalau melakukan pelanggaran dalam sosialisasi. Itu sudah ada aturannya dan sanksinya itu ada sanksi administrasi dan sanksi pidana,” tegasnya. (*)


div>