JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Bagi Para Jomblo, Ada 1.729 Janda di Kota Makassar

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Selasa , 09 Januari 2018 14:59
Bagi Para Jomblo, Ada 1.729 Janda di Kota Makassar

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kabar gembira bagi para status jomblo di Kota Makassar yang ingin melepas lajang di tahun 2018.

Panitera Hukum muda Pengadilan Agama Makassar, Safar mengatakan, berdasarkan data di Pengadilan Agama Negeri Makassar, mencatat gugatan cerai talak dan cerai gugat suami istri selama tahun 2017 di kota Makassar sangat membeludak, yakni sebanyak 2.357 perkara.

“Secara estimasi, cerai gugat sepanjang tahun 2017 sebanyak 1.729 perkara. Sedangkan cerai talak, yakni 628 perkara. Jumlah 2.357 kasus, diantaranya 1.279 status janda saat ini,” kata Safar saat ditemui di ruang kerjanya, Jl. Perintis Kemerdekaan KM.14, Daya, Makassar, Selasa (9/1/2018).

Safar menjelaskan, cerai talak adalah seorang suami yang akan menalak istrinya mengajukan permohonan kepada Pengadilan Agama yang daerah hukumnya meliputi tempat termohon. Sementara, cerai gugat yakni, gugatan perceraian yang diajukan oleh istri atau kuasanya kepada Pengadilan Agama yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman penggugat disertai alasan yang menjadi dasar gugatannya.

“Jadi jika dicermati, gugat cerai yang diajukan oleh istri, dan cerai talak yang diajukan suami, diantaranya 1.279 status janda saat ini di Makassar,” sebut Safar.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan Harian Rakyat Sulsel dari Pengadilan Agama Makassar, perkara yang diputuskan selama 2017 antara lain, cerai talak sebanyak 529 kasus dan cerai gugat 1.478 kasus.

Akibat gagal membina mahligai rumah tangga, ribuan perempuan yang bermukim di Kota Makassar, Sulsel menyandang status janda. Sebagian dari mereka masih dalam usia yang terbilang muda.

“Memang angka perceraian sangat tinggi, tiap hari bisa 10-15 diputuskan di Pengadilan Agama,” pungkasnya. (*)


div>