RABU , 14 NOVEMBER 2018

Bakal Calon Tak Boleh Santai

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 15 Agustus 2017 11:52
Bakal Calon Tak Boleh Santai

Ilustrasi. Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kans bakal calon Bupati Sidrap, Fatmawati Rusdi dan bakal calon Bupati Bone Andi Fashar Padjalangi melawan kotak kosong pada Pilkada serentak tahun 2018 mendatang diprediksi terbuka lebar.

Meski demikian, Fatmawati Ruasdi dan Fashar Padjalangi diminta untuk jangan santai meski hanya melawan kotak kosong.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulsel, Iqbal Latief menuturkan, meskipun ada beberapa daerah dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berpotensi melawan kotak kosong. Namun, kata dia, tahapan maupun pelaksanaannya akan tetap pada mekanisme yang ada.

Artinya, pelaksanaan Pilkada Sulsel 2018 mendatang dalam pelaksaannya akan sama. Walaupun memang Kabupaten Sidrap maupun Kabupaten Bone adalah daerah yang disinyalir hanya diikuti calon tunggal.

“Artinya mekanisme yang ada itu sama, apakah dia calon tunggal atau calon banyak tetap mengikuti tahapan,” ungkapnya, Senin (14/8).

Iqbal menegaskan, meskipun melawan kotak kosong, tetapi bakal calon tidak dapat bersikap santai. Pasalnya, setiap bakal calon wajib mengikuti mekanisme tahapan pelaksanaan yang ada.

“Jadi tidak ada istilah santai, karena kita tetap akan memberikan kesempatan kampanye kepada pasangan calon yang tunggal,” beber Iqbal.

[NEXT-RASUL]

Apalagi, kata dia, dalam pelaksananaan akan ada anggaran yang diberikan kepada bakal calon oleh KPU. Sehingga, bakal calon harus menggunakan anggaran tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada.

Ketua KPU Bone, Aksi Hamzah, mengatakan, apabila terjadi pemilihan kotak kosong, maka petahana tidak boleh santai. Karena, peserta harus mendapatkan suara 50 persen ditambah 1 persen dari jumlah suara sah.

“Misalnya 10 orang yang datang memilih dan semuanya sah. Maka, peserta ini harus mendapatkan suara enam orang untuk memenangkan pemilihan,” kata Aksi. (D)


div>