RABU , 23 MEI 2018

Bambang Coba Jelaskan Tata Cara Penangkapan, Polisi: Ada Plester?

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 23 Januari 2015 17:49
Bambang Coba Jelaskan Tata Cara Penangkapan, Polisi: Ada Plester?

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM –  Pengacara Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Nursyahbani,  mengungkap penangkapan kliennya di Depok, Jawa Barat. Selain pemborgolan, ada hal yang dirasa tak pantas dalam operasi penangkapan itu.

Bambang ditangkap tepat saat keluar dari gedung sekolah Nurul Fikri, tempat anaknya menuntut ilmu.  Nursyahbani menuturkan,  polisi menunjukkan surat penangkapan dan surat penggeledahan. Kemudian beberapa polisi sempat menggeledah mobil Bambang.

Bambang kemudian dibawa ke Mabes Polri menumpang mobil polisi dengan tangan terborgol di depan. Selain Bambang, polisi juga memboyong anaknya. Di perjalanan, Bambang mencoba menjelaskan tata cara dan etika penangkapan.

Petugas tidak mengindahkannya. Bahkan ada kalimat yang menurut Nursyahbani tak pantas diucapkan aparat.
“Mereka bilang, ‘ada plester?’,” ujarnya. Dia menduga polisi yang menangkapnya merasa terganggu dengan penjelasan Bambang.

Seperti diketahui, pukul 07.30 WIB pagi tadi, Bambang Widjojanto ditangkap petugas dari Bareskrim Polri. Bambang langsung ditetapkan sebagai tersangka kasus kesaksian palsu di Mahkamah Konstitusi. (mtronl)


div>