KAMIS , 18 JANUARI 2018

Bambang Dibuntuti Polisi Selama Tiga Hari Sebelum Ditangkap

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 23 Januari 2015 14:09
Bambang Dibuntuti Polisi Selama Tiga Hari Sebelum Ditangkap

Penyidik Bareskrim Polri, Kombes Agus saat menunjukkan surat penangkapan kepada Wakil Ketua KPK Bambang Widjoyanto, Jumat (23/02) (Foto: Rimanews)

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjoyanto oleh penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri langsung mencuri perhatian masyarakat Indonesia.

Namun dibalik hirup pikuk penangkapan itu, ada satu cerita yang menarik. Dikutip dari Kantor Berita Rimanews bahwa penyidik Bareskrim yang melakukan penangkapan tidak tidur alias “ngalong” selama tiga hari hanya untuk memantau pergerakan Bambang Widjoyanto (BW).

“Sejak kasus ini ditingkatkan menjadi penyidikan, kami hampir tiga hari ini bisa dibilang belum tidur,” ungkap salah satu penyidik Bareskrim yang terlibat dalam proses penangkapan BW, Jumat (23/01).

Penyidik berpangkat melati dua ini mengaku tidak mengalami hambatan apapun saat memantau pergerakan BW.

“BW kami pantau hanya untuk memastikan posisinya ada dimana sehingga jika proses penyidikan sudah lengkap, maka akan mempermudah proses penangkapannya, “ ungkapnya sembari mewanti-wanti agar tidak disebutkan identitasnya.

Menurutnya, pemantauan ini dilakukan juga dengan alasan untuk melihat apakah ada upaya menghilangkan barang bukti terkait kasus yang disangkakan kepada BW.

“Sebeneranya KPK sudah tahu bahwa kami akan menetapkan BW sebagai tersangka terkait kasus ini, makanya semua kita pantau,” pungkasnya.


div>