SELASA , 11 DESEMBER 2018

Bamus Tunda Jadwal Paripurna RAPBD Perubahan 2018

Reporter:

Arini

Editor:

Iskanto

Rabu , 26 September 2018 08:30
Bamus Tunda Jadwal Paripurna RAPBD Perubahan 2018

Ketua Bamus DPRD Kota Makassar, Eric Horas

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rapat paripurna pengambilan keputusan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2018 ditunda. Pasalnya, Walikota Makassar Danny Pomanto memiliki agenda lain sehingga dipastikan tidak bisa hadir.

Untuk itu, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Makassar menggelar rapat yang berlangsung tertutup untuk menjadwalkan ulang rapat paripurna tersebut. Pasca rapat tertutup, Bamus memutuskan Rapat Paripurna pengambilang keputusan terhadap RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 diundur hingga Sabtu 29 September 2018 pukul 14.00 WITA.

Ketua Bamus DPRD Kota Makassar, Eric Horas mengatakan jika rapat penetapan paripurna RAPBD Perubahan 2018 diundur lantaran mengikuti jadwal Walikota Makassar yang dijadwalkan mengikuti Pekan Olahraga Daerah (Porda) di Kabupaten Pinrang.

“Penundaan Rapat Paripurna APBD Perubahan cuman itu saja. Satu agenda saja. Tadinya sudah dijadwalkan tapi ada hal-hal penting yang tidak bisa ditinggalkan oleh pemerintah kota khususnya Pak Wali makanya direschedule-kan kembali waktunya. Itu saja, kan Pak Wali lagi keluar kota to besok,” kata Eric, Selasa (25/9).

Ia mengakui pembahasan APBD Perubahan 2018 pada tataran Badan Anggaran (Banggar) juga belum tuntas dan masih berjalan hingga hari ini (kemarin).

“Banggar tetap berjalan, cuman paripurna saja yang diundur. Jadi, agenda pembahasan tetap hanya paripurna saja yang diundur, tidak ada perubahan sesuai dengan jadwalnya Bamus,” katanya.

Sementara itu, anggota Banggar DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara mengakui jika pembahasan Banggar tentang APBD Perubahan 2018 sudah memasuki tahap finalisasi pada tataran Banggar pasca pembahasan di komisi hari Jumat-Sabtu pekan lalu.

Meski, kata dia, sudah memasuki tahap finaslisasi, rapat paripurna penetapan yang sebelumnya dijadwalkan besok (hari ini) tetap ditunda. “Paripurnanyakan itu besok, tapi kita tunda karena Pak Wali tidak bisa hadir. Beliau ada agenda di daerah,” kata Abdi. (*)


div>