KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Bang Ara Memuji Kegigihan Jokowi Membangun Indonesia dari Pinggir

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

asharabdullah

Selasa , 09 Mei 2017 12:03
Bang Ara Memuji Kegigihan Jokowi Membangun Indonesia dari Pinggir

Presiden Joko Widodo di Pelabuhan Laut Tapaleo, Desa Tepeleo, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (8/5). FOTO: Biro Pers Istana Presiden

RAKYATSULSEL.COM — Anggota Komisi XI DPR Maruarar Sirait memuji kegigihan Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu sejak akhir pekan lalu melakukan kunjungan bertitel ‘Lintas Nusantara’ yang dimulai di Nangroe Aceh Darussalam dan berlanjut ke Kalimantan Selatan, Maluku Utara hingga Papua untuk memastikan program-program bagi rakyat. Di Maluku Utara, Jokowi meresmikan tiga pelabuhan, yakni Pelabuhan Tapaleo, Bicoli dan Wayabula.

Tapaleo merupakan sebuah desa di Halmahera Tengah. Lokasinya terpencil dan berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik.

Menurut Maruarar, membangunan pelabuhan di daerah pinggiran sejalan dengan program Nawacita. “Yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dan program yang sangat besar sebagai bagian upaya  menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” kata Maruarar, Selasa, (9/5).

Ara -panggilan akrab Maruarar- memang ikut dalam rombongan kunjungan kerja Presiden Jokowi itu. Karenanya politikus muda PDI Perjuangan itu melihat langsung kegigihan dan keseriusan Presiden Jokowi membangun Indonesia dari pinggiran.

Lebih lanjut Maruarar mengatakan, peresmian fasilitas pelabuhan itu diharapkan bisa meningkatkan aktivitas perekonomian. Sebab, masyarakat di daerah penggiran juga memiliki akses transportasi.

“Dengan demikian, maka ekonomi akan bergerak dan rakyat akan sejahtera. Ini program luar biasa yang harus kita apresiasi,” kata Maruarar.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi menyambangi Tapaleo, Senin (8/5). Pelabuhan Tapaleo berada di Desa Tepeleo, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah di Maluku Utara.

[NEXT-RASUL]

Cuaca di desa itu tidak menentu. Kadang panas yang terik bisa tiba-tibat berubah mendung dan hujan.

Kedatangannya disambut masyarakat setempat yang sedari pagi memenuhi lapangan Desa Batu Dua, Lapangan SD Inpres Tepeleo. Hujan deras tidak menyurutkan niat warga untuk melihat langsung Presiden Jokowi.

Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba mengatakan, Jokowi adalah presiden kedua dalam sejarah RI yang mengunjungi wilayah Patani di Halmahera. Sebelumnya, presiden RI yang berkunjung ke Halmahera adalah Bung Karno pada 1957.

“Sesuatu yang saya anggap sulit kami bayangkan saat Bung Karno bisa mengelilingi negeri ini hanya untuk menyatukan Nusantara yang sangat luas ini,” katanya.

Karenanya Kasuba sangat sangat senang dengan kedatangan Jokowi di Tapaleo. Dia meyakini Presiden Jokowi telah membuat keputusan tepat soal pelabuhan di Desa Tapeleo.

“Alhamdulillah, kita harus ikut putusan presiden,” katanya.

Sedangkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku sempat tidak percaya ketika mendengar rencana Presiden Jokowi mengunjungi Tapaleo. Menteri yang kondang dengan inisial BKS itu sampai menitikkan air mata karena masyarakat setempat sangat antusias menyambut kunjungan Presiden Jokowi.

“Saya rasanya susah untuk mengatakan dan menitikkan air mata karena begitu banyaknya antusiasme masyarakat atas kedatangan dan mendapat surprise dari Bapak Presiden,” katanya.


div>