JUMAT , 19 JANUARI 2018

Banjir, 459 Warga Bulukumba Mengungsi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Minggu , 28 Mei 2017 15:31
Banjir, 459 Warga Bulukumba Mengungsi

Terlihat ratusan warga yang mengungsi dikantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, Minggu (28/5). Foto: Silahuddin/RakyatSulsel.

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Ratusan warga Bulukumba menjadi korban banjir. Salah satunya adalah warga Kelurahan Loka, Kecamatan Ujungbulu, Kabupaten Bulukumba mengungsi. Mereka diungsikan dikantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba dengan mendirikan tenda darurat. Banjir terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak pukul 02.00, pada Minggu (28/5) dini hari.

Selain itu, banjir juga merendam rumah penduduk di beberapa Kelurahan seperti, Kelurahan Kasimpureng, Bentenge, Caile, serta Kalumeme. Namun, banjir paling parah merendam warga kelurahan Loka.  dikantor Bappeda Bulukumba.

Lurah Loka, Andi Majnah, mengatakan ada 54 kepala keluarga di kelurahan Loka yang terdampak banjir. Sebagian dari mereka diungsikan diposko banjir dikantor Bappeda Bulukumba.

“Sebanyak 54 kepala keluarga yang diungsikan, dikantor Bappeda Bulukumba,” ungkpanya.

Kepala BPBD Bulukumba, Andi Akrim, menjelaskan sebanyak 459 warga yang terdampak banjir dan telah mengungsi di posko yang telah disediakan oleh pihaknya dan Dinas Sosial Bulukumba.

“Korban banjir sudah mengungsi di Posko darurat, kurang lebih 459 warga yang menjadi korban banjir” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, meminta Dinas Sosial mendirikan dapur umum diposko penanganan banjir dikantor Bappeda Bulukumba.

[NEXT-RASUL]

“Dapur umum diperlukan untuk menangani warga yang mengungsi, baik yang diposko maupun ditempat lain yang terdampak banjir,” tegasnya.

Dinas Kesehatan Bulukumba, melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga terdampak banjir yang diposko pengungsi dikantor Bappeda Bulukumba. Orangtua, anak-anak, bahkan bayi, kesehatannya terganggu akibat banjir. “umumnya mereka panas, batuk-batuk dan influensa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, Abd Gaffar, di posko kesehatan dikantor Bappeda Bulukumba.


div>