MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Bank Banten Resmi Beroperasi di Makassar, Ini Kata Deng Ical

Reporter:

Editor:

Muhammad Alief

Rabu , 29 Agustus 2018 19:52
Bank Banten Resmi Beroperasi di Makassar, Ini Kata Deng Ical

Wakil Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI, meresmikan kantor Bank Pembangunan Daerah Banten Cabang Makassar, di Jalan AP Pettarani, Ruko Ramayana Bussines Centre Makassar, Rabu (29/8).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI, meresmikan kantor Bank Pembangunan Daerah Banten Cabang Makassar, di Jalan AP Pettarani, Ruko Ramayana Bussines Centre Makassar, Rabu (29/8).

Turut hadir dalam peresmian ini, Direktur Bank Pembangunan Daerah Banten, Fahmi Bagus Mahesa, Kepala Kementerian Pertahanan Sulawesi Selatan, Kolonel Andi Arman, Rektor UNM, Prof Husain Syam dan Kepala Keuangan Koopsau II, Letkol ADM Grahadi Muntari serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini, Deng Ical menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada pihak bank Banten yang telah berani membuka cabang di kota Makassar.

“Tentunya pihak bank Banten tidak begitu saja masuk dan membuka cabang di Makassar pastinya ada perhitungan yang matang,” ujar Deng Ical.

Hal ini dengan melihat tingkat pertumbuhan ekonomi Makassar yang setiap tahun terus meningkat dan tingkat inflasi mengalami penurunan. Hal itulah  yang membuat pihak perbankan berani untuk membuka cabang di Makassar karena mereka merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya setiap hari tanpa ada sedikit pun gangguan.

“Hal ini bisa terjadi karena semua pihak telah mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya masing masing, terutama pihak TNI dan Polri yang luar biasa bekerja selama 24 jam demi menjaga keamanan dan stabilitas kota Makassar, sehingga kita semua bisa bekerja dengan baik, aman dan nyaman ,” tuturnya.

Sementara Direktur Bank Pembangunan Daerah Banten, Fahmi Bagus Mahes mengatakan bahwa saat ini ada 48 cabang bank Banten yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Khusus untuk di Makassar sendiri total aset yang ada di cabang ini senilai 157 Milyar, hal itu karena kami melihat bahwa potensi di Makassar sangat baik,” ucapnya.(**)


div>