RABU , 19 DESEMBER 2018

Banyak Pemilih Pemula, KPU Lutim Lakukan Sosialisasi di Sekolah

Reporter:

hur

Editor:

Jumat , 18 September 2015 16:01

MALILI, RAKYATSULSEL.COM – Pada Pilkada Desember 2015, di Luwu Timur ada banyak pemilih pemula yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Banyaknya jumlah pemilih pemula itu, sehingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) gencar melakukan sosilisasi setiap Sekolah Menegah Atas (SMA/sederajat) di Lutim.

Divisi Sosilisasi KPU Lutim, Muhammad Ayyub mengatakan, upaya memberikan sosialisasi kepada pemilih pemula merupakan prioritas utama KPU Lutim. Hal itu disebabkan karena ada banyak pemilih pemula yang terdaftar di DPS Pilkada saat ini.

“Kami targetkan pemilih pemula pada Pilkada nantinya berkisar 80 Persen,” kata Ayyub saat dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis (17/9).

Menurutnya, sosialisasi dilakukan kepada pemilih pemula, dengan harapan para pemilih pemula tersebut dapat meneruskan informasi pilkada kepada kawan-kawan mereka.

“Upaya sosialisasi pemilih kami lakukan ke sekolah-sekolah yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur, sehingga pemilih pemula yang baru pertama kali mengikuti pemilu memiliki pengetahuan dan benar-benar dapat memahami pelaksanaan pemilihan,” jelas Ayyub, seraya menambahkan bahwa saat ini, KPU telah melaksanakan sosialisasi di 4 sekolah masing-masing di SMA Nuha, SMA Tomoni, SMA Kalaena dan SMA Towuti.

Mantan Ketua KPU Lutim periode 2009-2014 ini menjelaskan, dalam sosialisasi pula, KPU akan terus mengupayakan peningkatan angka partisipasi pemilih di masyarakat, khususnya kepada pemilih pemula. Dengan demikian, masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya, sehingga setiap suara yang diberikan bermanfaat bagi daerah ini.

“Kami upayakan sosilisasi pada pemilih pemula, agar mereka dapat memilih pemimpin daerah untuk 5 tahun ke depan. Selain itu, pemilih pemula dapat menjadi agen perubahan di daerah ini,” kata komisioner KPU ini.

Lebih lanjut di katakan bahwa dengan adanya sosilisasi kepada pemilih bagi pemilih pemula, pelaksanaan Pilkada Lutim bisa berkualitas dan angka partisipasi pemilih menjadi meningkat dibanding pemilu-pemilu sebelumnya.

“Sosialisasi untuk mewujudkan Pilkada yang berkualitas, demokrasi dan meningkatnya angka partisipasi pemilih dengan menciptakan pilkada aman dan damai di masyarakat Luwu Timur,” tandas Ayyub.


div>