SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

BAP Mantan Bos PT Timurama Dilimpahkan ke Kejaksaan

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Selasa , 14 Agustus 2018 03:44
BAP Mantan Bos PT Timurama Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kantor Kejati Sulsel (int)

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM– Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sulsel akhirnya melimpahkan berkas perkara dugaan pemalsuan akta otentik yang menyeret mantan Direktur Utama, PT Timurama, H Rahmat Endong Pattompo sebagai tersangka.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Andi Indra Jaya mengungkapkan, penyidikan kasus yang pernah diberhentikan atau SP-3 ini kembali dibuka jika disertai oleh adanya alat baru.

Ia menambahkan, meski sebelumnya kasus ini pernah di SP3 dikarenakan tidak cukupnya alat bukti, namun pihaknya baru saja mengirim berkas perkara tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.

“Berkas perkaranya sudah dikirim ke Kejaksaan,” bebernya.

Sebelumnya, kasus ini kembali bergulir setelah surat perintah penghentian penyidikan atau SP-3 dicabut. Di mana penyidik kembali melakukan penyidikan berdasarkan surat Pemberitahuan Perkembangan Penyidikan Perkara nomor B/307/V/2018/Dit Reskrimum yang dilayangkan Polda Sulsel ke Kejaksaan Tinggi Sulsel sejak 17 Mei 2018 lalu.

Penyidikan kemudian baru dilakukan sejak 25 April 2018 setelah kembali dibuka.

Diketahui, kasus ini dihentikan bermula dari rekomendasi gelar perkara di Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri  pada 20 Juni 2010. Namun pada 4 Juli 2010, SP3 dicabut kembali berdasarkan novum PK.

Selanjutnya, hasil rekomendasi gelar perkara di Polda Sulsel, yang dihadiri tim Mabes Polri 23 Agustus 2012, menyebutkan tentang pembatalan surat ketetapan pencabutan penghentian penyidikan.

Terkait dengan hal itu, pada 15 Februari 2016 pihak pelapor dalam laporan polisi mengajukan permohonan praperadilan¬† di PN Makassar dan putusan yang dikeluarkan 3 Maret 2016, amar putusannya menegaskan ”tidak sah penghentian penyidikan, memerintahkan kepada termohon untuk segera melanjutkan penyidikan serta segera melimpahkan berkas perkara. (*)


div>