SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Bapedalda Lutim Bantah Limbah Cair PT Vale Lampaui Batas

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Selasa , 27 Januari 2015 19:58

MALILI,RAKYATSULSEL.COM – Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kabupaten Luwu Timur, Rosmiaty Alwi membantah pernyataan Ketua komisi III DPRD Luwu Timur, Usman Sadik yang menganggap limbah cair PT Vale Indonesia yang mengarah ke danau Mahalona berada diatas ambang batas.

Menurutnya pengakuan Usman hanya sekedar perkiraan dan belum dilakukan analisa serta tidak dibuktikan dengan uji Laboratorium.

“Tahun ini akan ada pengambilan sampel yang akan dilakukan oleh DPRD dengan lembaga yang ditunjuk,” ungkap Rosmiaty

Dirinya pun meminta agar titik-titik limbah yang dinilai melebihi ambang batas agar dirincikan lokasinya. “Dimana titiknya limbah yg melebihi ambang batas, kalau ada hasil ujinya tolong kita ambil bawa ke kantor,” ungkap Rosmiaty.

Menurut Ros, tahun ini pihak Bapedalda menambahkan titik-titik pengambilan sampel di Mahalona tersebut namun saat ini Bapedalda menunggu pencairan dana.

“Untuk sementara baru tujuh titik penataan PT Vale untuk limbah dan hasil ujinya masih dibawah baku mutu semua, kalau ada hasil uji PT Vale yg melebihi baku mutu pasti PT Vale laporkan itu krn wajib menurut undang-undang,” ungkap Rosmiaty.

Saat ini Laboratorium Bapedalda masih bekerjasama dengan Laboratorium Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan dalam melakukan uji kualitas air, udara dan tanah.


div>