SENIN , 17 DESEMBER 2018

Bapenda Optimistis Raih Target PPJ

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Sabtu , 17 Februari 2018 12:00
Bapenda Optimistis Raih Target PPJ

UPTD Bapenda Kota Makassar memasang baliho peringatan bangunan penunggak pajak.

* Sekira Rp206 Miliar di Tahun 2018

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus berupaya merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp 1,4 triliun tahun ini. Khusus Penarikan Pajak Penerangan Jalan (PPJ), Bapenda menargetkan sekira Rp206 miliar bisa terealisasi.

Jumlah itu mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, yakni Rp180 miliar. PPJ sendiri diperoleh dari 10 persen biaya tiap pembayaran listrik.

Kepala Bidang Pajak Daerah II, Husni Mubarak mengungkapkan, pihaknya optimistis bisa mencapai target itu. Apalagi, pertumbuhan permukiman amat pesat.

“Kita sangat optimistis bisa capai, yang penting tak ada perubahan di akhir tahun. Tiap bulan kita targetnya Rp17,3 miliar,” sebut Husni, Jumat (16/2) kemarin.

Tiap tahun, Bapenda memang berhasil meningkatkan pendapatan bulanan. Paling signifikan di 2016 ke 2017. Dimana terjadi peningkatan dari Rp13 miliar menjadi Rp17 miliar.

“Kan PLN yang menarik. Kemudian, diserahkan ke Bapenda. Upaya kita adalah terus memperbanyak silaturahmi,” tutur Husni.

Cunni membeberkan, PPJ merupakan sumber pajak terbesar di bidangnya. Pajak lain yang ditangani adalah hotel, hiburan, dan air bawah tanah (ABT).

Khusus Pajak Hotel, Husni mengatakan bahwa berkat kerja keras dari tim, semua wajib pajak khusus hotel mulai tertib. Hal itu dilihat dari para wajib pajak yang membayar pajak yang telah ditentukan.

“Alhamdulillah pajak hotel di bulan Januari 2018 lumayan, yang terget kita untuk pajak hotel 2018 capai Rp 10 miliar, tapi di Januari lumayan,” ucap Husni.

Meski Pajak di bulan Januari lumayan besar, Ia mengakui bahwa pajak untuk hotel menurun pasalnya tingkat okupansi hotel menurun lantaran tidak adanya kegiatan-kegiatan yang menggunakan fasilitas hotel.

“Bulan 4 biasanya naik, tapi kecenderungan memang menurun di bulan 1 sampai bulan 3, karena belum ada kegiatan,” ujar Husni. (*)


div>