MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Bapenda Tindak Tegas Wajib Pajak Reklame

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Selasa , 08 Mei 2018 14:32
Bapenda Tindak Tegas Wajib Pajak Reklame

ILUSTRASI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) yang mencapai Rp 1,19 Triliun, khusus Pajak Reklame target tahun ini mencapai Rp 35 miliar. Untuk merealisasikannya, Bapenda bakal menindak tegas pengusaha yang terbukti melanggar.

Kepala Sub Bidang Reklame Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Adiyanto mengatakan bahwa realisasi pajak yang menjadi perhatian Bapenda yaitu kesadaran wajib pajak, olehnya itu pihaknya mengusahakan untuk terus meningkatkan kesadaran wajib reklame.

“Salah satu upaya kami yakni meningkat tegas siapapun dan apapun yang melanggar yang tidak membayar pajak reklame kami tertibkan sesuai peraturan yang berlaku kami tindak tegas,” tegas Adiyanto, Senin (7/5) kemarin.

Ia mengatakan bahwa pendapatan dari wajib pajak sudah terdata, namun yang menjadi permasalahan yakni pajak reklame dari kegiatan yang insidentil dimana jumlahnya tidak terhitung.

“Kalau insedentil banyak sekali, kalau ini hitungan perlembar kalau dihitung semua itu bisa mencapai 3 ribu lembar, hingga saat ini kalau permanen ini yang cukup banyak tapi sudah agak berkurang dibandingkan tahun lalu,” ucap Adiyanto

Ia menjelaskan bahwa untuk tahun lalu (Tahun 2017) itu, pihaknya berhasil menertibkan kurang lebih 500 tiang reklame permanen dan tahun ini baru sekitar 90 reklame permanen.

“Kalau tahun 2017 pajak reklame itu mencapai Rp 41 Miliar, dari target 33 Miliar ini sudah over dan sudah surplus, perlu diketahui juga tahun 2016 hanya 19 Miliar dan ini bisa dibandingkan dari 19 Miliar menjadi 41 Miliar,” kata Adiyanto

Ia menambahkan bahwa pendapatan pajak reklame hingga april 2018 telah mencapai Rp 13,1 miliar artinya dalam persentase sekira 37,5 persen.

“Realisasi hingga saat ini Rp 13,1 Miliar kalau dipresentasikan itu 37, 5 persen, sudah melewati targety untuk triwulan pertama,” ucap Adiyanto

Terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan mengatakan bahwa target untuk pajak reklame tahun 2018 sebesar Rp 35 Miliar.

“Target pajak reklame untuk tahun ini yakin kita capai walaupun masih banyak wajib pajak khususnya wajib keklame yang los, hal tersebut terus diupayakan untuk dioptimalisasi,” ucap Irwan

Terkait pajak reklame insedentil kata Irwan tidak permasalahan bahkan pajak reklame insedentil pendapatannya jauh lebih baik di mana awalnya Badan Pendapatan Daerah mendapat pajak reklame insedentil hanya sekitar Rp 500 Juta kini pajak reklame insedentil sudah mencapai Rp 1 Miliar.

“Saya kira pajak insedentil memiliki loncatan yang bagus, karena awalnya Badan Pendapatan Daerah mendapat pajak reklame insedentil hanya sekitar Rp 500 Juta kini pajak reklame insedentil sudah mencapai Rp 1 Miliar,” ucap Irwan Adnan. (*)


div>