RABU , 13 DESEMBER 2017

Barani – Urangta Siap Jadi Penantang di Jeneponto

Reporter:

Arfan

Editor:

Muh Sophian AS

Minggu , 26 November 2017 19:04
Barani – Urangta Siap Jadi Penantang di Jeneponto

Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati jeneponto jalur perseorangan, H Andi Baharuddin Bj dan h Isnaad ibrahim ,usai memasukkan berkas dukungan di KPUD jeneponto, sabtu (26/11)

JENEPONTO,RAKYATSULSEL.COM – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto Baharuddin BJ Karaeng Nai dan Isnad Ibrahim karaeng lontang (Barani – Urangta) optimistis melaju melalui jalur independen. Hal itu setelah pasangan ini menyerahkan jumlah dukungan dalam bentuk kopian e-KTP ke KPU Jeneponto, Sabtu (25/11).

Bakal Calon Bupati Jeneponto, Andi Baharuddin BJ mengatakan pihaknya sudah menyerahkan berkas dukungan KTP untuk diverifikasi dengan jumlah dukungan sebanyak 26.789 yang tersebar di 98 desa dan kelurahan di sebelas kecamatan se Kabupaten jeneponto.

Jumlah tersebut telah memenuhi syarat dukungan independen untuk maju di Pilkada Jeneponto, dengan minimal dukungan sebanyak 24.789. “Dukungan yang kita masukkan sudah memenuhi syarat KPU, bahkan ada kelebihan 2.000 orang dukungan dengan jumlah dukungan yang kami masukkan di KPU itu sudah melampaui syarat untuk usungan calon perseorangan ,sehingga saya yakin bahwa saya bersama Isnad akan ikut bertarung di pilkada yang akan berlangsung 27 juni 2018 yang akan datang,” ujarnya, Minggu (26/11).

Optimisme yang sama juga dikemukakan Bakal Calon Wakil Bupati Jeneponto, Isnaad Ibrahim. Menurutnya dengan jumlah berkas dukungan yang dimasukkan di KPU untuk di verifikasi sebagai calon perseorangan, pihaknya siap menjadi penantang, bupati incumbent saat ini. “Kami sangat yakin akan lolos verifikasi dan ikut bertarung di pilkada,” tandasnya.

Sementara, Ketua KPUD Jeneponto Muh Alwi mengatakan setelah menerima administrasi dukungan pasangan Baharuddin BJ Karaeng Nai-Isnad Ibrahim karaeng lontang, pihaknya tengah melakukan proses verifikasi. “Soal lolos atau tidak belum bisa ditentukan karena baru saja pemasukan berkas jadi masih menunggu hasil verifikasi berkas yang dimasukkan,” jelas Muh Alwi. (*)


div>