MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Bareskrim Polri Periksa 3 Legislator Makassar Soal Fee 30 Persen

Reporter:

Editor:

Iskanto

Selasa , 11 September 2018 08:00
Bareskrim Polri Periksa 3 Legislator Makassar Soal Fee 30 Persen

Kantor DPRD Makassar. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca penyidik Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sulsel melimpahkan kasus dugaan korupsi fee 30 persen anggaran Kecamatan ke Bareskrim Mabes Polri, tiga nama anggota DPRD Kota Makassar akhirnya telah diperiksa.

Hal itu diungkapkan, Direktur Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menggantikan Brigjen (Pol) Erwanto Kurniadi. “Benar tiga anggota dewan Makassar telah menjalani pemeriksaan di Bareskrim,”ungkapnya, Senin (10/9)

Meski demikian, Brigjen Erwanto mengaku belum dapat membeberkan 3 nama anggota dewan tersebut. Hanya saja ia membenarkan ketiga telah diperiksa.

“Hanya 3 yang diriksa di Dittipidkor. Ya, benar RP, HP dan SUP diriksa di Jakarta,” terangnya.

Brigjen Erwanto menambahkan, sejauh ini belum ada nama yang resmi ditetapkan sebagai tersangka. Namun penetapan tersangka akan digelar dalam waktu dekat ini.

“Masih proses sidik, tidak berapa lama akan gelar perkara untuk penetapan tersangka,”imbuhnya

Selain itu, lata Erwanto, pemeriksaan terhadap Wali Kota Makassar Danny Pomanto juga telah dilakukan di SPN Batua, Jalan Urip Sumoharjo.

“Untuk Danny Pomanto sudah diperiksa di Makasar,” pungkasnya.

Sebelumnya, salah satu pakar hukum Prof. Laode Husein menilai pelimpahan kasus ini terkesan alot jika Polda Sulsel tak mampu menuntaskan kasus Tipikor yang ditangani.

“Ini berarti Mabes Polri menganggap Polda tidak optimal menangani kasus tindak pidana korupsi tapi harusnya kan tidak seperti itu,”katanya, beberapa waktu lalu

Menurutnya, kasus tersebut seharusnya dapat diselesaikan oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Sulsel.

“Ini akhirnya menimbulkan kesan bahwa Polda tidak punya kemampuan untuk menangani kasus-kasus yang seharusnya bisa diselesaikan di Polda,” katanya.

Sekadar diketahui, dalam kasus ini sedikitnya puluhan saksi yang telah diperiksa, dari sebanyak 24 saksi yang telah diperiksa diantaranya merupakan camat 5 orang camat dan Kasubag Keuangan Kecamatan serta 1 anggota DPRD Kota Makassar yakni Abdul Wahab Tahir.

Bahkan, selain nama legislator Fraksi Golkar Abdul Wahab Tahir, satu mana lain juga menambah jumlah saksi yang bakal ikut diperiksa.

Sebelumya, penyidik juga telah menjadwalkan pemanggilan terhadap 5 anggota DPRD Kota Makassar lainnya satu diantaranya yakni legislator Fraksi Partai Golkar Rahman Pina. (BP)


div>