SABTU , 20 OKTOBER 2018

Baru Gabung Lechia Gdansk, Egy Maulana Langsung Dapat Ancaman

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Senin , 12 Maret 2018 07:42
Baru Gabung Lechia Gdansk, Egy Maulana Langsung Dapat Ancaman

int

RAKYATSULSEL.COM — Baru saja diperkenalkan sebagai pemain baru Lechia Gdansk, Minggu (11/3), Egy Maulana Vikri langsung mendapat ancaman. Ancaman itu terkuak dalam wawancara Egy dengan lechia.gda.pl.

Dalam sesi wawancara yang tertuang dalam bentuk tulisan itu, Egy diberondong beberapa pertanyaan. Dari beberapa pertanyaan, terselip 2 hingga 3 ancaman yang harus dihadapi pemuda berusia 17 tahun tersebut di klub barunya.

Ancaman pertama adalah terkait perbedaan cuaca antara Indonesia dan Polandia. Jika di Indonesia iklim tropis menghadirkan suhu hangat sepanjang tahun, beda hal dengan di Polandia. Egy akan menghadapi suhu yang sangat dingin, khususnya di Gdansk.

“Di negara anda, sangat hangat sepanjang tahun. Apakah anda tidak takut dengan perbedaan kondisi di Polandia?” bunyi pertanyaan pembuka pewarta lechia.gda.pl, Mateusz Blazewicz, kepada Egy.

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Polandia,

Optimisme ditunjukkan Egy Maulana Vikri dalam menyambut tantangan yang akan dihadapinya di sepak bola Polandia. (Piotr Hukalo/ dziennikbaltycki.pl)

Egy pun menjawab dengan penuh keyakinan. “Sangat dingin di Gdansk. Buat saya, ini sesuatu yang sama sekali belum pernah saya rasakan. Namun, saya akan membiasakan diri dengan itu,” sebutnya.

Tak berhenti sampai di situ, ancaman kedua pun dialamatkan kepada Egy. Kali ini terkait permainan fisik yang dominan di sepak bola Polandia, serta tubuh para pemain yang jauh lebih besar dari Egy.

“Anda bukan pemain bertubuh besar. Sementara di sepak bola Polandia, sudah sangat jelas lebih menonjolkan kekuatan ketimbang teknik. Apakah ini tidak akan menjadi masalah buat Anda?” tanya Blazewicz lagi.

Jawaban Egy kali ini bahkan jauh lebih meyakinkan ketimbang pada pertanyaan pertama. Optimisme ditunjukkan pemain Timnas Indonesia tersebut dalam menyambut tantangan yang akan dihadapinya di sepak bola Polandia.

“Tentu saja saya tidak takut dengan pemain yang lebih besar. Saya sudah pernah menghadapi banyak tipe pesepak bola. Saya tak menjadikan tubuh yang kecil sebagai masalah karena (Lionel) Messi juga tidak besar, dan dia bisa bermain baik,” ucap pemain jebolan PPLP Ragunan itu.

Diselingi pertanyaan tentang aktivitas Egy di luar bermain sepak bola, ancaman ketiga pun muncul. Terakhir, Egy ditanya perihal kesanggupannya menduplikasi popularitas di Indonesia, dalam karirnya di Polandia.

“Semoga dengan dukungan fans di Polandia dan Indonesia, saya bisa menunjukkan apa yang saya bisa di atas lapangan. Dengan begitu, saya akan meraih popularitas yang sama seperti di Indonesia,” tandas Egy.

Sanggupkah Egy menjawab tiga ancaman itu? Biar waktu yang akan menjawabnya. (ira/JPC)


div>