SABTU , 23 JUNI 2018

Baruga Parsel Optimis Bisa Capai Target

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 12 Juni 2017 21:48
Baruga Parsel Optimis Bisa Capai Target

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Menjelang hari raya Idul Fitri, Baruga Parsel optimis bisa melebihi target dari tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan oleh Pimpinan Toko Baruga Parsel, Andi Hatima saat ditemui oleh Harian RakyatSulsel, di Jalan Bulu Kunyi, Makassar, Senin (12/6).

Menurutnya, usaha yang didirikannya cukup maju. Dimana, sejumlah parsel laku terjual di tahun 2016 lalu. Disamping itu, dirinya telah memprediksi di tahun ini menurunnya pendapatan yang diraih.

“Tahun lalu itu, 1000 stok parsel laku terjual. Itu melebihi dari target kami, yakni 500 stok parsel,” ucap Hatima.

Dari hasil penjualan parsel itu, ditahun 2016 lalu. Pihaknya telah berhasil meraupun keuntungan bersih, yakni mencapai 30 persen.

“Tahun lalu, 1000 stok laku parsel atau pendapatan perkapitanya telah mencapai target, yakni Rp100 juta selama setahun,” bebernya

Dia menyebutkan, ditahun ini telah ditarget dari tahun sebelumnya, yakni 500 stok parsel. Dari sejumlah parsel itu harganya bervariasi namun terjangkau.

“Harganya tergantung ukurannya sih, kalau dua susun itu harganya Rp450 ribu, kalau satu susun Rp150 ribu. Kalau tiga susun dan menggunakan kristal itu harganya Rp3 juta. Batas harganya itu Rp150 ribu hingga Rp3 juta,” paparnya.

[NEXT-RASUL]

Pembelinya pun bervariatif, kata Hatima ada berbagai instansi perkantoran swasta maupun kelompok masyarakat serta keluarga terdekat membeli parsel hingga ratusan parsel.

“Jadi, kita punya langganan seperti perkantoran swasta, kadang ada pesan 20 parsel dan ada juga pesan 10 parsel. Bahkan ada juga sampai 100 paket yang di pesan,”imbuhnya.

Hatima mengaku jika usaha yang dijalankan telah menjalin kerja sama dengan pihak distributor-distributor untuk ketersediaan stok bahan parsel.

“Kami jalin kerja sama, dan dia yang mengantarkan ke kita. Kalau di hitung modalnya itu maksimal Rp50 juta, sedangkan untuk minimalnya hanya Rp30 juta,” ujarnya.

“Kalau kayak keramik itu beli sendiri dari modal kami. Dan modal usaha telah nya itu totalnya ditafsir mencapai Rp70 juta, yaa hitung-hitung kembali modal,” tambahnya.


div>