SELASA , 14 AGUSTUS 2018

Batas Akhir Penyerahan Berkas Caleg

Reporter:

Suryadi - Fahrullah - Iskanto - Armansyah

Editor:

asharabdullah

Selasa , 17 Juli 2018 09:44
Batas Akhir Penyerahan Berkas Caleg

Kantor KPU Sulsel

*Hari Ini, 14 Parpol Kompak Daftar di KPU*

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jadwal penyerahan berkas dan daftar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) oleh Partai Politik (Parpol) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), berakhir hari ini, Selasa (17/7/2018).

Hingga berita ini diturunkan, dari 16 partai politik yang lolos sebagai peserta Pemilu 2019, baru dua parpol yang telah mendaftarkan nama bacalegnya. Sementara 14 parpol lainnya dipastikan baru hari ini akan mendaftarkan bacalegnya.

Sekretaris PDI Perjuangan Sulsel, Rudy Pieter Goni mengatakan, ada 85 caleg DPRD Sulsel yang akan berkompetisi dan 24 caleg untuk DPR RI. Khusus DPRD kabupaten/kota, Rudy mengaku kurang mengetahui secara persis berapa jumlahnya.

“Besok (hari ini) kita mendaftar, untuk DPRD provinsi 51 caleg laki-laki dan 34 perempaun. Kalau DPR RI 24 yang maju,” kata dia.

Sesuai syarat yang ada, Rudy menjelaskan, PDI Perjuangan telah memenuhi dan melaksanakan apa yang di persyaratkan. Mulai dari keterwakilan perempuan hingga aturan-aturan lain yang sifatnya wajib.

“Kalau di provinsi itu kuota perempuan mencapai 40 persen, bukan 30 persen. Jadi perempuan bagi kami itu bukan hanya sekadar kecukupan, tapi memang berdasarkan dengan kemampuannya. Yah kalau mampu kita tampilkan. Selain itu di PDIP tidak ada mantan napi, kalau mantan partai lain ada. Kita memang sudah mengaturnya,” terangnya.

Rudy menjelaskan, dengan formasi caleg yang baik ditambah infrastruktur partai yang mumpuni, PDIP Sulsel yakin bisa mendapatkan 6 kursi di DPR RI. Sementara di DPRD Sulsel ia yakin bisa naik menjadi 11 kursi.

“Kalau DPR RI kami target 6 kursi, karena komposisi kami sudah mantap pasti kami yakin bisa. Dulu saja diragukan, tapi kita dapat dua kursi. Apalagi dalam kondisi seperti ini. Kalau provinsi kita target 11 kursi,” tuturnya.

Untuk basis sendiri, ia mengaku ada beberapa daerah memang yang menjadi kekuatan besar bagi PDIP. Apalagi pada daerah kemenangan PDIP pada pilkada lalu.

Ketua DPW Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani mengaku bahwa partainya juga akan melakukan pendaftaran pada hari terakhir pendaftaran. Tidak main-main, Gerindra Sulsel menyiapkan 105 caleg untuk DPRD Sulsel dan 21 caleg DPR RI.

“Paling lambat besok (hari ini), untuk DPRD Sulsel 105 caleg, kalau DPR RI kurang lebih 21 orang. Kalau kabupaten/kota saya belum rekap,” kata dia.

Ia juga mengaku seluruh syarat telah dipenuhi dengan baik termasuk keterwakilan 30 persen perempuan. Untuk mantan narapidana sendiri, IMB sapaan karibnya enggan berkomentar banyak lantaran hal itu memang memang menjadi ketetapan yang dikeluarkan oleh KPU.

Dengan jumlah caleg DPRD Sulsel yang cukup banyak, Partai Gerindra menargetkan 16 kursi. Dan khusus DPR RI Gerindra menargetkan 5 kursi dengan infrastruktur yang dimiliki. “Saya kurang lebih 16 kursi target kita. Kalau DPR RI kita mencoba untuk 5 kursi,” jelas IMB.

Untuk basis sendiri, ia mengaku dengan infrastruktur dan sistem yang dimiliki, seluruh dapil di Sulsel adalah basis suara Gerindra.

“Kalau basis kita diseluruh dapil kita kuat semua. Juga yang maju itu figur kuat semua, karena kita di Gerindra itu mencari orang bukan untuk menyaingi tapi menang bersama. Kita tidak takut bersama, karena kita ingin Gerindra menang,” tandasnya.

Ketua PKS Sulsel, Surya Darma mengatakan bahwa partainya juga akan mendaftar di hari terkahir pendaftaran di KPU. Meskipun memang dia kurang tahu berapa jumlah caleg yang akan ikut bertarung disetiap tingkatannya.

“Insya Allah besok (hari ini), saya kurang tahu berapa angka persisnya, tapi sebagai partai kita pasti mengejar seratus persen dari kuota caleg yang ada,” kata dia.

Ia menuturkan, keterwakilan 30 persen perempuan adalah syarat mutlak yang wajib dipenuhi. Karena pendaftaran tidak akan bisa dilakukan tanpa terpenuhinya syarat tersebut. Begitupun dengan syarat lain dari KPU seperti pelarangan mantan napi untuk ikut pemilu. PKS, kata dia, tidak ingin menjadi partai yang melabrak aturan KPU.

“Itu otomatis, karena kalau tidak terpenuhi itu tercoret semua oleh KPU. Dan itu persyaratan dalam undang-undang. Kita ikuti aturan KPU, kan mereka penyelenggara. KPU adalah lembaga resmi yang ditunjuk oleh negara untuk menyelenggarakan pemilu. Adapun yang mereka persyarakat kita harus penuhi, kita tidak mau ambil resiko,” jelasnya.

Untuk target sendiri, ia mengaku PKS menargetkat 11 kursi di DPRD Sulsel dan tiga di DPR RI. Hal itu berdasakan kajian yang telah PKS lakukan selama ini.

“Total kita targetkan itu 12 persen, jadi 12 persen itu kalau dihitung dalam bentuk kursi itu 11 kursi. Kita target 3 kursi, karena kan ada tiga dapil,” paparnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) DPD Demorkat Sulsel, Japri Yacob Timbo. Ia mengaku jika partai berlambang Mercy itu baru akan mendaftar di KPU hari ini. “Itu perintah DPP. Jika Demorkat akan mendaftar secara serentak,” ujarnya.

Menurutnya, kewajiban partai untuk memenuhi kuota 30 persen perempuan telah terpenuhi. Bahkan lebih. “Semuanya sudah terpenuhi. Bahkan kita juga telah banyak menerima perempuan, bahkan ada satu dapil lebih banyak perempuan,” kata Japri Yacob Timbo.

Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menargetkan kursi yang lebih banyak di DPRD Sulsel dan DPR RI mengingat banyak orang-orang yang berpengaruh ikut bertarung melalui Partai Demokrat.

Japri Yacob Timbo menyebutkan, khusus Sulsel, partainya menargetkan 2 kursi setiap dapil.
“Sementara untuk DPR RI, kita target 6 kuris yang sebelumnya hanya tiga kursis,” jelasnya.

Japri sesumbar jika dapat memnuhi target itu mengingat calegnya memiliki nama besar di Sulsel.

Seperti, Aliyah Mustika Ilham, Muhamad Nasyit Uma, Bahrum Daido, Bahar Ngitung, Jamaluddin Rustam, Irwan Patawari, Satria Majid dan Andi Nurpati. “Ini semua sangat memungkinkan lolos ke Senayan,” tegasnya.

Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad menegaskan jika pihaknya sudah menyiapkan seluruh berkas pencalegan, baik di DPRD Sulsel maupun di DPR RI. “Berkas-berkas bacaleg sudah terkumpul semua, sisa kita serahkan ke KPU,” ujarnya.

“Prinsipnya, tidak ada masalah. PKB siapkan 31 putra-putri terbaik Sulsel sebagai caleg,” tambahnya.

Azhar menambahkan, persyaratan setiap parpol harus memenuhi kouta 30 persen perempuan sesuai aturan KPU pun sudah dipenuhi oleh PKB. Olehnya itu PKB siap bertarung di pemilihan legislatif 2019. “Kita harap, 1 dapil itu 1 kursi. Karena semua itu ada basis kita,” cetusnya.

Ketua Bappilu PPP Sulsel, Rizal Syarifuddin mengatakan jika PPP akan mendaftarkan semua bacaleg ke KPU, hari ini (17/7). Meski begitu pihaknya belum mengetahui berapa jumlah bacaleg yang akan didaftarkan. “Kita belum tahu, karena pendaftaran bacaleg via DPP,” singkat Rizal.

Sementara itu, Sekretaris Partai NasDem Sulsel, Sahruddin Alrif mengatakan kuota untuk partai NasDem untuk semua dapil sudah lengkap dan telah di daftarkan di KPU. “Sudah lengkap semua, baik caleg DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, dan DPR RI,” ujarnya.

DPW Partai NasDem Sulsel resmi mendaftarkan para bacalegnya di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani, Senin (16/7/2018). Penyerahan dilakukan langsung Ketua DPW NasDem Sulssel Rusdi Masse (RMS).

“Bismillah, kami serahkan berkas bacaleg NasDem untuk diverifikasi,” tutur RMS saat menyerahkan dokumen bacalegnya.

RMS mengungkapkan, NasDem mendaftarkan 85 bacaleg yang menempati dapil masing-masing.
Para Bacaleg NasDem perempuan untuk DPR Sulsel terhitung lebih dari cukup, berdasarkan kuota yang ditetapkan oleh PKPU yakni 30 persen.

“Untuk kuota perempuan mencapai 38 persen. Sementara syarat kuota perempuan hanya 30 persen. Artinya kuota perempuan NasDem lebih,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Timsel Bacaleg Perindo Sulsel, Muh Asratillah Senge, menjelaskan bahwa ada 85 bacaleg yang didaftar di KPU dari 11 dapil yang ada.

Sedangkan kuota perempuan, kata dia melebihi target yang telah di tetapkan dalam ketentuan PKPU. “Untuk kuota perempuan, terdiri dari 36 persen,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, para bacaleg ini adalah orang-orang yang telah ikut seleksi dengan ketat dan diharapkan akan memberi kesejahteraan masyarakat Sulsel. “Harapan kita yang masuk caleg bisa berikan kesejahteraan bagi masyarakat luas,” harap dia.

Sekretaris Perindo Sulsel, Hilal Syahrim menuturkan, dari komposisi bacaleg yang ada, Ketua Perindo Sulsel sendiri maju di Dapil 2 Sulsel. Ia sendiri masuk daftar caleg di dapil 3 Sulsel.

“Ada juga nama-nama yang sudah cukup dikenal seperti Muhyina Muin (mantan calon Wali Kota Makassar),” jelasnya.

Terpisah, Komisioner KPU Sulsel, Uslimin menegaskan, batas waktu pendaftaran bagi caleg tanggal 17 Juli pukul 24 malam.

Menurutnya, pihak KPU tak memberikan kesempatan bagi parpol yang lalai mengindahkan batas waktu tersebut. “Baru dua partai mendaftar, Perindo dan NasDem. Besok (hari ini) kami tunggu sampai jam 12 malam. Kalau tidak, tidak ada calon dari partai itu,” tegasnya. (*)


div>