SENIN , 15 OKTOBER 2018

Bawaslu Mulai Deteksi Dini Daerah Rawan Konflik

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 09 September 2017 11:30
Bawaslu Mulai Deteksi Dini Daerah Rawan Konflik

Ketua Bawaslu Sulse, H. Laode Arumahi. (Doc.RakyatSulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mulai melakukan koordinasi dengan sejumlah stakeholder, khususnya aparat kepolisian dan TNI untuk melakukan pemetaan rawan konflik di 12 daerah yang berpilkada di Sulsel, ditambah Pilgub. Pemetaan daerah rawan konflik tersebut dinilai penting, untuk meminimalisir adanya hal yang tidak diinginkan, dalam pelaksanaan pesta demokrasi yang dilangsungkan tahun depan.

Ketua Bawaslu Sulsel, La Ode Arumahi mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan survei terhadap daerah yang berpilkada. Mengenai tingkat dan indikator kerawanan jelang pilkada serentak, pihaknya mengaku tengah mengumpulkan data di tingkat kabupaten/kota.

La Ode menambahkan bahwa data tersebut nantinya akan diolah untuk mendapatkan Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) di Sulsel. IKP tersebut menjadi tolak ukur bagi Bawaslu dan Panwaslu di daerah untuk menyusun dan mengefektifkan strategi pengawasan.

Diantaranya pengawasan terhadap berbagai potensi yang dapat merusak pelaksanaan pilkada, seperti politik uang, pengawasan pemutahiran data pemilih, independensi penyelenggara pemilu maupun ASN, hingga pengawasan terhadap proses pemungutan suara.

“Saat ini kita masih melakukan survei, untuk menetapkan Indeks Kerawanan Pilkada. Setelah itu, kita akan bahas di Bawaslu pusat, dan saat ini teman-teman sementara melakukan pendalaman,” ujar La Ode Arumahi.

La Ode Arumahi juga menuturkan jika rawanya konflik pada saat pilkada, juga bisa terjadi jika pemerintah daerah tidak kooperatif dalam menyediakan berbagai kebutuhan aparat panwas. Termasuk penyediaan anggaran pengawasan.

“Variabel lainnya juga bisa berpotensi jadi rawan konflik, misalnya kurangnya pengawasan akibat terbatasnya anggaran. Karena kerja-kerja pengawasan, membutuhkan mobilitas yang tinggi,” ujarnya.


div>