RABU , 14 NOVEMBER 2018

Bawaslu “Selamatkan” Bacaleg NasDem Dapil XI

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Lukman

Selasa , 14 Agustus 2018 14:20
Bawaslu “Selamatkan” Bacaleg NasDem Dapil XI

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sulsel, menjadi penyelamat bagi seluruh Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai NasDem di Daerah Pemilihan (Dapil) XI Sulsel (Luwu Raya) setelah menyelesaikan proses mediasi antara Partai NasDem dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel.

KPU Sulsel sebelumnya menggugurkan 11 Bacaleg Partai NasDem beberapa waktu lalu karena caleg perempuan, Musda Mulia tak memasukkan surat tak pernah dipidana dari pengadilan. Sehingga kouta untuk caleg perempuan tidak terpenuhi.

Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi mengatakan jika Musda Mulia pada saat mendaftar salah memasukkan berkas. “Tapi semuanya sudah selesai. Musda Mulia bisa kembali maju,” ujar Laode Arumahi, Senin (13/8).

Selain Musda Mulia, kata Laode, seluruh caleg lainnya juga sudah bisa bertarung pada Pileg mendatang.

Komisioner Divisi Penyelenggaraan Pemilu KPU Sulsel, Fatmawati Rahim mengatakan, dari hasil mediasi tersebut, pihaknya kembali menerima berkas Musda Mulia.

“Pada saat pendaftaran ada dua dokumen. Yaitu tidak pernah di pidana dan tidak pernah dicabut hak pilihnya. Namun pada saat dilihat tim verifikasi KPU, LO Partai NasDem mengatakan dobel, sehingga ditarik satu, ternyata yang ditarik tidak pernah di pidana sementara yang tersimpan di KPU surat keterangan tidak pernah dicabut hak pilihnya, padal itu tidak diminta,” jelas Fatmawati.

Penanggung jawab laporan mediasi ke Bawaslu, Arum Spink menjelaskan, mediasi bersama KPU dilakukan untuk mengupayakan Musda Mulia lolos verifikasi berkas.

“Kami sudah menyampaikan pokok-pokok masalah kami ke KPU, pada prinsipnya sudah ketemu pada satu titik dan akhirnya sudah dituangkan dalam berita acara dan semua prosesnya akan berjalan, Insya Allah bacaleg di Dapil 11 Sulsel dinyatakan lolos verifikasi,” jelas Arum Spink.

Sementara itu, Juru Bicara NasDem Sulsel M Rajab menjelaskan, Musda Mulia sebelumnya dinyatakan tidak lolos lantaran ada kekurangan dokumen dari pengadilan negeri tentang keterangan tidak pernah di pidana penjara.

“Mediasi yang telah dilakukan Bawaslu yang mempertemukan NasDem Sulsel dan KPU telah menemukan titik terang. Berkas surat keterangan tidak pernah di pidana penjara yang dikeluarkan PN diterima kembali,” jelas Rajab.

“Dan hasil mediasi itu, surat keterangan yang asli telah diserahkan ke KPU dan dengan penyerahan itu akan diverifikasi lebih lanjut oleh KPU Sulsel,” tegasnya. (*)


div>