KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Bazar Properti REI-FAJAR, Suguhkan DP Rumah Mulai Rp800 Ribu

Reporter:

Nhera

Editor:

Iskanto

Jumat , 09 November 2018 14:28
Bazar Properti REI-FAJAR, Suguhkan DP Rumah Mulai Rp800 Ribu

Suasana Pameran REI-Fajar Bazaar Properti.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pameran REI-Fajar Bazar Properti resmi dibuka di Pelataran Parkir Kantor PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), Jalan Kapasa Raya Kota Makassar, Kamis (8/11).

Pameran yang diikuti oleh 40 peserta tersebut, terdiri dari perusahaan pengembang dan perbankan. Selain itu, lokasi perumahaannya pun tersedia dilebih dari 70 titik, dengan jangkauan daerah di antaranya Kabupaten Maros, Gowa, dan Kota Makassar.

Uang muka atau DP rumah untuk mendapatkan satu unit rumah subsidi sangat terjangkau, mulai Rp800 ribu. Dengan kehadiran bazar properti karyawan akan dibantu dan dimudahkan. Apalagi para pengembang yang berpartisipasi dalam bazaar tersebut akan memberikan pelbagai promo, seperti potongan langsung Rp500 ribu bagi yang bertransaksi selama kegiatan ini.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Sulsel, Ir H Andi Bakti Haruni mengatakan, perlunya diadakan pameran setiap tahunnya sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat dalam memperoleh hunian.

“Mudah-mudahan ke depan bisa diteruskan sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan yang menjadi. Dan para pihak dapat berkontribusi dengan maksimal,” ungkap Andi Bakti disela pembukaan Pameran REI-Fajar Bazaar Properti.

Tidak hanya itu, Ia menjelaskan, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meminta, ke depan pemerintah harus melayani dan berintegritas. Di mana peran antara Pemprov dan Pemda harus bersinergi dalam memberikan layanan kepada para pengembang.

“Saya kira bukan hanya untuk Pemprov tapi juga untuk pemerintah kabupaten kota. Senantiasa mendorong agar bisa memberikan fasilitas bagi para pengembang,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Pj Bupati Bone itu mengungkapkan, bisnis properti di Sulsel meningkat 25 persen. Hal itu menjadi patokan, jika taraf ekonomi masyarakat Sulsel masih baik.

“Meskipun mungkin masih belum tercapai sebagaimana yang diharapkan. Tapi dengan ini, perkembangan ekonomi di Sulsel semakin meningkat artinya kesejahteraan masyarakat Sulsel juga semakin membaik. Kalau dilihat promo di Pameran ini juga lumayan murah dan terjangkau,” aku Andi Bakti.

Sementara itu, Dirut PT KIMA, Abdul Muis berharap, pameran tersebut menjadi suatu agenda tahunan yang menjadi role model bagi KIMA. Menurutnya, pameran properti menjadi sangat penting diadakan, karena masih banyak karyawan yang belum memiliki hunian.

“Pameran ini akan menjadi agenda tahunan dan menjadi edukasi untuk karyawan bahwa memperoleh hunian itu tidak sulit,” pungkasnya.


div>