RABU , 22 AGUSTUS 2018

BBM Turun, Apindo: Harga Barang Seharusnya Diturunkan

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Minggu , 10 April 2016 22:02
BBM Turun, Apindo: Harga Barang Seharusnya Diturunkan

Ketua Apindo Sulsel, La Tunreng. foto: md fajar/rakyat sulsel,

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel menilai penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) harus pula berdampak pada penurunan harga barang lainnya.

“Seharusnya apabila terjadi penurunan, harga barang juga turun, ini tidak. Kalau BBM naik, harga barang langsung naik,” kata La Tunreng, Ketua Apindo Sulsel, Minggu (10/4).

Menurutnya, penurunan ini tentunya komitmen yang sangat besar dari pemerintah. Dengan penurunan ini, dalam waktu tiga bulan, pemerintah harus menurunkan harga barang. “Suka tidak suka harus diturunkan, tidak boleh menahan,” ucapnya.

La Tunreng mengatakan, walaupun kenaikan BBM ini, pastinya sudah berdampak pada belanja masyarakat. “Alat transportasi, kendaraan roda empat, dan roda dua saja yang berpengaruh,” ujarnya.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel bersama pihak terkait lainnya, Selasa (5/4) lalu, tarif Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) mengalami penurunan senilai lima persen.

“Keputusan untuk AKDP diturunkan lima persen dari tarif yang berlaku di lapangan. Misal, ke Palopo Rp100 ribu, berarti turun Rp5.000,” ungkap Darwis Rahim, Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sulsel.

Sementara, tarif angkutan antarkota diturunkan Rp500, sama halnya dengan tarif angkutan dalam Kota Makassar yang diturunkan baru-baru ini. “Kalau taksi, yang selama ini tarif buka pintu Rp7.000, turun menjadi Rp6.000 atau ada penutunan Rp1.000. Per kilometernya Rp5.200 turun menjadi Rp4.800. Kalau Damri sama saja dengan akutan kota yang turun Rp500,” terangnya. (***)


div>