KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Beban Caleg Incumbent Partai Golkar, Wajib Raih 5 Ribu Suara

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Iskanto

Rabu , 05 Desember 2018 09:20
Beban Caleg Incumbent Partai Golkar, Wajib Raih 5 Ribu Suara

Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Caleg incumbent Partai Golkar untuk DPRD Kota Makassar dibebankan meraih 5.000 suara pada Pileg 2019 mendatang. Bukan hanya caleg berstatus petahana, Bappilu DPD II Partai Golkar Makassar juga wajib mengumpulkan suara lebih dari itu.

Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Beta mengatakan, persiapan Golkar Makassar menghadapi Pemilu sudah mencapai 60 persen. Sesuai instruksi DPD I Golkar Sulsel, Golkar Makassar harus meraih 11 kursi di 5 Dapil.

Oleh sebab itu, Ia mengimbau kepada caleg Golkar, khususnya petahana untuk meraih 5 ribu suara. “Caleh incumbent harus dapat 5 ribu suara. Termasuk Bappilu,” ujar Farouk.

Sementara untuk caleg pendatang baru, pihaknya hanya menargetkan 2 ribu suara. “Kami target di Makassar, satu caleg pendatang baru bisa meraih 2 ribu suara. Caleg incumbent 5 ribu. Artinya 15 persen dari DPT saat ini atau 150 ribu suara Golkar di 2019,” jelas Ketua DPRD kota Makassar itu.

Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH) mematok tinggi perolehan kursi di DPRD Kota Makassar. “Khusus Kota Makassar saya akan turun langsung, karena Makassar menjadi barometer di Pemilu ini,” kata NH.

NH sangat berharap Golkar akan mendulang banyak suara di Kota Makassar dan menjadi pemenang dengan raihan kursi terbanyak. “Kota Makassar kita harapkan tetap jadi pemenang,” harap dia.

Menurutnya, perolehan suara saat Pilgub lalu menjadi modal dan kekuatan Golkar meraih suara pada Pemilu 2019 nanti. Selain itu, kata dia, dengan modal delapan kursi saat ini, serta lima calon incumbent, belum lagi ada tiga figur caleg menjadi spirit baru. Hal ini menjadi kekuatan besar untuk mendongkrak suara di Kota Makassar.

Untuk meraih target itu, pihaknya akan menerapkan dua strategi. Pertama strategi caleg dan kedua strategi partai. Tugas masing-masing caleg memenangkan dirinya, dan Bappilu memenangkan partai.

“Artinya peran Bappilu memenangkan partai yaitu kampanye nomor 4 untuk Golkar. Caleg sosialisasi dirinya. Sehingga dengan dua konsep atau sistem ini berjalan optimal, maka Golkar akan menang,” tuturnya.

Pengurus Harian DPD I Golkar Sulsel, Syamsu Rizal berharap target Partai Golkar pada Pemilu nanti bisa tercapai. “Kita targetkan untuk DPRD Kota Makassar 11 atau bahkan bisa 16 kursi,” singkatnya.

Salah satu caleg incumbent Partai Golkar, Wahab Tahir akan berusaha mencapai target yang telah diberikan meski pada Pileg sebelumnya hanya meraih 3.923 suara. “Insya Allah akan tercapai dengan usaha dan kerja keras,” katanya.

Ia mengaku jika terget itu terbilang berat mengingat banyaknya caleg pendatang baru yang potensial. “Meski terasa berat karena ramainya kompetitor. Tapi ini perintah maka kita jadikan juga sebagai pemicuh untuk bergerak lebih maksimal,” sebutnya.

Caleg incumbent lainnya, Melani Mustari akan mengikuti apa yang menjadi keinginan partai. “Saya akan usahakan 5 ribu suara. Apalagi pada Pileg 2014 lalu saya mendapat 4.832 suara. Untuk apa kita mau jadi caleg kalau kita tidak bisa ikuti keinginan partai,” katanya.

Ia bahkan sesumbar bisa meraih 7 ribu suara. “Saya optimis dengan target itu (7 ribu suara) dan harus lebih besar dibanding caleg-caleg baru,” jelasnya.

Ia mengaku perbedaan tata cara perhitungan suara dipastikan seluruh caleg bekerja untuk bisa mendapatkan suara untuk partai. “Setelah perubahan, otomatis caleg mencari suara untuk partai dulu, bukan satu dua orang, tapi semua caleg. Betul kata Pak Nurdin Halid, kita menangkan dulu partai baru diri kita,” sebutnya.

Saat ini, pihaknya terus melakukan sosialisasi demi meraih hati pemilih. “Saya mengunjungi warga dengan cara door to door,” tutupnya. (yad-fah)


div>