RABU , 21 NOVEMBER 2018

Beda Strategi dengan Wehrelin, Rio: Ini Sudah Benar

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 18 April 2016 12:06
Beda Strategi dengan Wehrelin, Rio: Ini Sudah Benar

int

RAKYATSULSEL.COM – Manor-Mercedes, GP Tiongkok menjadi pembuktian bahwa mobil mereka semakin kompetitif. MRT05 sudah mampu bertarung dengan tim-tim lain. Misalnya, Sauber, Renault, dan bahkan Haas.

Rookie Manor Pascal Wehrelin melakoni seri ketiga dengan sangat baik. Start dari posisi ke-21, dia langsung menyodok ke posisi ke-16. Dia juga cukup lama menembus zona 10 besar (bahkan sempat sebentar di posisi keempat!) pada 15 lap awal.

Itu terjadi sebelum pit stop memaksanya kembali mundur ke belakang.

”Ya, aku kembali melakukan start bagus. Aku bisa melewati beberapa pembalap karena aku berada pada posisi yang tepat. Lap pertamaku sempurna,” kata Wehrelin ketika ditemui di hospitality Manor setelah balapan.

Berkali-kali Wehrelin memenangi pertarungan melawan Felipe Nasr (Sauber-Ferrari), Romain Grosjean (Haas-Ferrari), dan juga rookie lainnya, Jolyon Palmer (Renault). Pada akhirnya, pembalap 21 tahun asal Jerman itu finish di peringkat ke-18.

Di sisi lain, tim Rio Haryanto kembali melakukan strategi ban yang berbeda dengan Wehrelin. Pada pit stop terakhir, yakni di lap ke-44 dari 56 putaran yang dilombakan, Wehrelin mengganti ban dengan supersoft.

Sementara itu, Rio yang masuk pit stop lebih cepat di lap 40 mengganti ban dengan medium, lalu bertahan hingga akhir lomba.

Soal perbedaan strategi yang kembali terjadi, Rio menyatakan bahwa keputusan itu sudah benar. Dia juga mengatakan, dengan mempertahankan ban medium hingga akhir, jaraknya dengan Wehrelin menjadi tidak terlalu jauh.

”Jika dibandingkan dengan Bahrain, strategi kali ini lebih tepat,” ulasnya.

Rio finis di urutan ke-21 tepat di depan Palmer. Jarak keduanya juga terpaut cukup jauh, yakni 2,166 detik.(jpg)


Tag
div>