RABU , 14 NOVEMBER 2018

Begal Dihukum Ciuman Bibir, Kasatpol PP Makassar: Foto di Facebook Itu Multi Tafsir

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Sabtu , 09 Januari 2016 21:40
Begal Dihukum Ciuman Bibir, Kasatpol PP Makassar: Foto di Facebook Itu Multi Tafsir

Petugas Satpol PP Makassar mengunggah foto selfienya dengan latar terduga begal sedang ciumanan. Foto ini beredar ramai di Facebook. (Foto:Facebook)

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Pasca beredarnya foto petugas Satuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar yang menghukum terduga begal dengan cara berciuman bibir, di media sosial Facebook, Jumat (8/1/16) ditanggapi santai Kepala Satpol PP Makassar Iman Hud.

Menurutnya foto yang diunggah oleh oknum bawahanya lalu kemudian dihapus oleh oknum itu sendiri, sebenarnya multi tafsir. Menurutnya, tidak serta merta harus diartikan sebagai tindakan berciuman. Karena itu, dirinya belum memberikan sanksi kepada oknum tersebut. Apa lagi, kata dia, pihaknya hingga saat masih menyelidiki foto itu.

“Penilaian masyarakat terhadap foto tersebut mengklaim Satpol PP berbuat senonoh. Tapi sekali lagi kami masih melakukan penyelidikan, belum tahap memberikan sanksi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/1/16).

Dia menjelaskan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait foto yang mempertontonkan terduga begal yang mendapat hukuman yang tidak senonoh dan melanggar norma agama dan budaya itu. “Untuk sanksi kami belum pikirkan, tapi kami akan bentuk tim untuk melakukan penyelidikan terhadap foto yang beredar tersebut,” ujarnya.

Saat ditanya, apa bila bawahannya terbukti benar, apa langkah selanjutnya? “Tentu butuh kejalasan. Kami tidak serta merta memberikan sanksi kepada bawan jika belum ditahu sebab dan motifnya, ” jawab Iman.

[NEXT-RASUL]

Dia malah mencontohkan kasus Setyo Novanto dengan perilaku yang dilakukan bawahanya. “Contohnya saja kasus Setyo Novanto walaupun sudah banyak bukti rekaman dan lain-lain masih dilakukan penyelidikan. Tentu saya juga akan mengumpulkan bkti yang kuat, tidak bisa langsung memberikan sanksi, ” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, para netizen di Facebook menganggap apa yang dilakukan oleh para petugas Pamong Praja itu tidak mendidik, tidak bermoral. Malah ada netizen yang menyebutnya sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), dan melanggar etika budaya dan Agama. (Lebih jelasnya baca: Begal Dihukum Ciuman, Netizen: Lebih Rusak Ini Satpol PP Makassar)


div>