MINGGU , 16 DESEMBER 2018

Begal Motor ini Babak Belur Dihajar Massa

Reporter:

rakyat-admin

Editor:

Senin , 25 April 2016 11:20
Begal Motor ini Babak Belur Dihajar Massa

Ilustrasi.

RAKYATSULSEL.COM – Ingin terlihat seperti begal motor, seorang pemuda bernama Muhammad Arief (21) babak belur dihajar massa. Sejumlah warga geram, melihat ulahnya yang kedapatan memalak dua orang remaja di Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (24/4) malam.

Kejadian berawal ketika Abiem Bima (19) dan Bimo (16) tengah berboncengan menggunakan motor Honda Beat B 6072 PUA. Jalanan di lokasi kejadian pun tengah sepi, sehingga hanya ada mereka berdua disana. Saat tengah asyik berkendara, datangalah Arief bersama rekannya langsung memepet motor kedua pelajar itu.

Mereka memaksa keduanya untuk berhenti sambil mengancam dengan menggunakan senjata tajam. Karena takut, korban menuruti saja apa yang diinginkan para pelaku. Termasuk ketika, Abiem dipaksa membuka tasnya.

Dengan santainya, warga Pondok Betung ini langsung mengambil handphone Lenovo A 100 anyar milik Abiem. Korban pun hanya bisa pasrah saja benda kesayangannya itu diambil paksa. Setelah puas, Arief langsung kabur dengan motor Honda Scoppy bersama pelaku lainnya.

Mengetahui dirinya menjadi korban perampokan, Abiem langsung berteriak minta tolong. Untungnya, saat itu ada sekelompok pemuda yang tengah mengendarai sepeda motor tengah melintas. Mendengar ada yang minta toloong, para pemuda itu langsung mengejar dan menangkap Arief hingga ia jatuh tersungkur. Sayangnya, satu pelaku lagi berhasil kabur.

Sudah bisa ditebak, warga yang geram langsung memukulinya hingga babak belur. Puas sudah memberi ‘hukuman’ untuk Arief, oleh warga ia langsung dibawa ke kantor Polsek Pesanggrahan untuk diperiksa.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Afroni Sugiarto menjelaskan, Arief mengaku merampas handphone korbannya untuk dijual kembali ke penadah. Nantinya, dari hasil penjualan itu akan dipakai untuk hura-hura bersama temannya.

“Dari pengakuan sementara kepada kami seperti itu. Sekarang masih mengejar satu pelaku lainnya yang masih buron,” ujar Afroni Senin (25/4). (JPG)


Tag
div>