KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Begini Ceritanya Hingga Rahmansyah Dijuluki “Jenderal”

Reporter:

Editor:

Iskanto

Senin , 27 Agustus 2018 08:02
Begini Ceritanya Hingga Rahmansyah Dijuluki “Jenderal”

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM– Anggota DPRD Sulsel, Dr Rahmansyah, memang bukan tercatat sebagai perwira tinggi militer. Tapi istilah “jenderal”, tak asing bagi mantan aktivis Universitas Hasanuddin (Unhas) ini.

Rahmansyah yang kini maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI Dapil I Sulsel dari Partai Perindo, selama 10 tahun terakhir, selalu dijuluki dengan sapaan “jenderal”.

“Siap Jenderal” adalah sapaan yang sering dialamatkan ke mantan anggota DPRD Gowa itu. Dan tentu saja, istilah jenderal punya arti tersendiri ke Rahmansyah, sehingga mendapat julukan itu.

Berawal saat menjadi salah satu pentolan pemenangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) di Pilgub 2007, Rahmansyah mulai dijuluki “jenderal”. Maklum, perannya saat itu, ia selalu menjadi pengendali lapangan.

Julukan jenderal terus berlanjut saat kembali menjadi aktor lapangan di Pilkada Gowa, baik kala Ichsan Yasin Limpo menjadi kandidat bupati, maupun di Pilkada 2015, ketika memegang peran penting memenangkan Adnan Purichta Ichsan.

Begitu pun ketika Pilgub Sulsel 2013, Rahmansyah menjadi salah satu pengendali lapangan di Sayang Jilid II, dan pengendali lapangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar di Pilgub 2018, sapaan jenderal semakin akrab.

“Sebutan dan sapaan itu lengket sampai sekarang. Di kegiatan resmi sekali pun, kadang ada yang menyapa “Pak Jenderal” atau “Siap Jenderal”,” tutur Rahmansyah ketika ditanya kenapa sampai dijuluki “jenderal”, Senin (26/8/2018).

Karena melekatnya sapaan itu, bahkan tidak sedikit perwira TNI dan kepolisian yang akrab dengannya, juga sering menyapanya dengan istilah “jenderal”.

Sejak akrab dengan julukan itu, Rahmansyah mengambil sisi positifnya. Menurutnya, istilah jenderal memang sering diartikan sebagai salah satu pangkat tertinggi di institusi TNI dan kepolisian. Tetapi, kata jenderal juga bisa dialamatkan ke orang yang berpengaruh atau punya kekuatan.

“Tentu saja dalam arti dan nilai yang positif,” tambah Rahmansyah yang diberbagai momentum politik sering mendapat tanggung jawab “jenderal lapangan”.

Karena istilah ini sudah melekat, maka Rahmansyah tak alergi memakai “brand” ‘saya SIAP JENDERAL’ untuk niatnya maju sebagai wakil rakyat di Senayan di Pemilu 2019 mendatang.

Itu dimaksudkan, karena di matanya, rakyat Sulsel adalah “jenderal”, dan dirinya adalah prajurit yang siap memperjuangkan, sekaligus melindungi rakyat.

“Saya siap bekerja dan menjadi pelayan rakyat Sulsel. Jadi ‘SIAP JENDERAL’ itu mengandung arti Rahmansyah siap mengemban amanah sebagai wakil rakyat di DPR RI, dan akan bekerja untuk rakyat dengan penuh rasa tanggung jawab,” tegasnya.

Ia mengurai, penggunaan “SIAP Jenderal” untuk pencalonannya bukan simbol militer, melainkan memiliki makna lain sebagai bentuk ketegasan sikap.

Begitu pun tanda hormat juga dimaksudkan sebagai penghormatan kepada rakyat banyak. “Sekaligus telunjuk saya Insyaallah akan mampu menunjukkan arah kebaikan untuk masyarakat luas,” kuncinya.##


div>