JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Begini Harapan Wakil DPRD Takalar di Panen Raya Padi Pupuk Organik

Reporter:

Atho Tola

Editor:

asharabdullah

Senin , 19 Maret 2018 14:45
Begini Harapan Wakil DPRD Takalar di Panen Raya Padi Pupuk Organik

Suasana panen raya padi pupuk organik biofid di sawah percontohan Kantor Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Desa Pa'rasangan Beru Kecamatan Galesong, Senin (19/3). Foto: Atho/RakyatSulsel

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil DPRD Takalar, Hairil Anwar menghadiri pelaksanaan panen raya padi pupuk organik biofid di sawah percontohan Kantor Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Desa Pa’rasangan Beru Kecamatan Galesong, Senin (19/3).

Pada kesempatan itu, Hairil Anwar menyampaikan agar seluruh pihak terkait bisa bersama-sama mensukseskan program Bupati dan Wakil Bupati Takalar, yakni Gematasamara.

“Sebelumnya juga telah diluncurkan berbagai program KIS, PKS, KIP serta pembagian Rastra untuk meningkatkan dan mengurangi beban masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, Najib Kasim mengatakan, Pemkab Takalar sangat mengapresiasi kerjasama dengan PT. Pago Sarana Permai (Distributor Pupuk Organik Biofid) karena dapat mendorong Pertanian produktifitas di Takalar.

“Dalam hasil uji coba pupuk organik cair Biofid ada dua perbandingan, yaitu p upuk organik biofid tanpa pupuk kimia memiliki hasil ubinan 4,51 Kg, 72,16 KW/HA dan 7,22 TON/HA dan pupuk organik biofid ditambah pupuk kimia 1/2 dosis anjuran memiliki hasil ubinan 4,50 kg, 72,00 kw/ha dan 7,20 ton/ha masing-masing dengan bibit padi varitas inpari 4,” ucapnya.

“Kami berharap agar hasil panen pada tahun 2018 lebih banyak karena target panen pada tahun ini sebanyak 17500 ton/ha. Dihimbau pula agar para gapoktan dan penyuluh Pertanian untuk mensosialisasikan pemanfaatan pupuk organik kepada para petani-petani di Takalar,” tambahnya. (*)

 


div>