MINGGU , 20 MEI 2018

Begini Keganasan Virus Kanker Serviks Menular dari Hubungan Seksual

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 12 Juni 2017 13:49
Begini Keganasan Virus Kanker Serviks Menular dari Hubungan Seksual

Ilustrasi.

JAKARTA – Virus Human Papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab kanker serviks paling berisiko menyebar melalui hubungan seksual. Seorang perempuan yang sudah mengalami kanker serviks dengan tingkatan stadium tertentu akan mengalami kondisi mengerikan saat bercinta dengan pasangannya.

Hal itu diawali dengan gejala keputihan hebat, berbau, dan bercak-bercak merah hingga perdarahan tentu membuat kondisi fisik semakin menurun. Virus HPV juga bisa menyebabkan kutil kelamin dan kutil-kutil lain di tubuh kita.

Virus HPV ada yang ganas dan ada yang kurang ganas. HPV ganas menyebabkan kanker, misalnya HPV tipe 16 dan 18. HPV yang kurang ganas menyebabkan kutil kelamin (HPV 6 dan 11).

“Kalau sudah kanker, dengan ukuran agak besar, kankernya bisa tersentuh saat sedang berhubungan sehingga berdarah. Jadi perdarahan saat sedang berhubungan seksual bisa jadi gejalanya,” kata Founder and CEO Internis and Vaccinologist In Harmony Vaccination Clinic dr. Kristoforus Hendra Djaya, Minggu (12/6).

Hati-hati juga bagi kaum adam! Jika pria berhubungan intim dengan perempuan yang terkena kanker serviks, bisa berpotensi ikut tertular virus ini. Kaum adam bisa tertular penyakit kutil kelamin atau kanker lain seperti kanker anus, kanker penis, atau kanker kerongkongan. Tergantung dari pola hubungan intimnya.

“(Pria) bisa tertular. Memang sudah ada penelitian bahwa virus HPV bisa menyebabkan penyakit-penyakit itu pada pria, hanya tidak terlalu banyak kasusnya. Pola hubungan seks yang dilakukan bisa oral ataupun anal bisa saja tertular,” paparnya.

Lalu, apakah penggunaan kondom bisa mencegah terjadinya kanker serviks? Kristoforus menilai kondom bisa mencegah kontak sehingga virus tidak bisa masuk. Kecuali jika kondomnya sudah terkontaminasi.

[NEXT-RASUL]

Jangankan dari hubungan seksual, penularan virus juga bisa tertular dari sentuhan jari yang menstimulus organ genital perempuan. Pada dasarnya virus ada di mana-mana, termasuk di jari.

“Kalau memainkan organ genital atau miss V, dan jarinya mengandung virus, ya bisa saja. Virus HPV kan virus umum. Kutil apapun juga penyebabnya HPV,” ungkapnya. (***)


div>