RABU , 14 NOVEMBER 2018

Begini Modus Pungli Para Pamen di Rekrutmen Anggota Polri

Reporter:

Editor:

dedi

Minggu , 02 April 2017 19:06
Begini Modus Pungli Para Pamen di Rekrutmen Anggota Polri

ilustrasi

RAKYATSULSEL.COM – Divisi Propam Mabes Polri masih terus memeriksa delapan perwira menengah Polda Sumatera Selatan yang tersandung kasus dugaan pungutan liar. Mereka diduga meminta uang kepada para calon anggota Polri di tahun penerimaan 2015.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, modus penyelewengan proses perekrutan polisi di Polda Sumsel pada 2015 itu dengan cara menitipkan oleh orang tua kepada panitia seleksi.

“Jadi ada yang konvensional itu nitip. Anak saya cucu saya, saya titip kalau bisa bantu agar lulus,” ujar Rikwanto ketika dikonfirmasi, Minggu (4/2).

Dengan dalih menitip itulah, para pelaku lantas meminta uang kepada orang tua peserta. Sembari meminta, panitia seleksi menjanjikan akan meluluskan anak dari peserta.

Dia juga berkata, permintaan uang dimungkinkan karena peserta tidak tahu nilai yang didapat ketika mengikuti proses seleksi. Padahal, oknum yang meminta tidak pernah melakukan apa-apa dalam proses seleksi. Pasalnya polisi ketat memberikan penilaian kepada peserta.

“Padahal dia ga kerja apa-apa. Kalau lulus alhamdulillah jadi miliknya. Kalau tidak lulus, ada yang dikembalikan ada yang tidak. Nah itu modus-modus seperti itu yang kami dalami,” lanjut Rikwanto. (elf/JPG)


div>