Sabtu, 24 Juni 2017

Begini Politisi Perempuan Demokrat Ini Maknai Hari Kartini

Jumat , 21 April 2017 14:26
Penulis : Muh Alief
Editor   : doelbeckz
Andi Nurpati. foto: net
Andi Nurpati. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Hari Kartini diperingati setiap 21 April. Kartini adalah pahlawan nasional yang dikenal karena spirit emansipasi perempuan. Lantas apa makna Hari Kartini bagi kaum perempuan saat ini?

Politisi DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati, memaknai peringatan Kartini sebagai momentum untuk merefleksikan sejauhmana cita-cita perjuangan Kartini telah tercapai.

“Salah satu cita-cita Kartini agar perempuan bisa sekolah setinggi mungkin, harus memotivasi kaum perempuan agar terus belajar. Beda di zaman Kartini, dimana perempuan tidak diberi akses pendidikan, sekarang ketika akses pendidikan telah terbuka, maka perempuan harus memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin,” ungkap Andi Nurpati, Jumat (21/4)

Selain itu, menurut Nurpati, sekarang emansipasi perempuan juga telah menyentuh ranah politik. Mungkin ini belum dibayangkan Kartini dahulu.

“Namun saya pikir, semangat emansipasi Kartini tetap relevan dalam mendorong perempuan mengambil peran-peran strategis di ranah publik. Kesempatan bagi perempuan telah terbuka lebar. Malah Indonesia sudah lebih maju dibanding Amerika Serikat, yang hingga saat ini belum pernah dipimpin oleh Presiden Perempuan,” tegasnya.

Nurpati menegaskan bahwa spirit Kartini bukan berarti menegasikan peran laki-laki. Menurutnya, spirit Kartini adalah mewujudkan wajah feminin di ranah politik.

“Selama ini kan politik selalu dipersepsikan sebagai dunia keras, dunia kompetisi yang saling sikut dan sikat. Dengan semakin banyaknya perempuan memasuki area ini, kita berharap wajah politik akan lebih ramah, dan penuh cinta kasih,” jelas mantan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini.

Diketahui, Andi Nurpati adalah salah satu Bakal Calon (Balon) Gubernur Sulawesi Selatan yang terus disebut-sebut namanya pada perhelatan politik lima tahun ke depannya. (***)