RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Begini Sakralnya Ritual ‘Mappadendang’ Bagi Masyarakat Bacukiki pada Pesta Panen

Reporter:

Editor:

Niar

Senin , 12 Maret 2018 18:18
Begini Sakralnya Ritual ‘Mappadendang’ Bagi Masyarakat Bacukiki pada Pesta Panen

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Salah satu tradisi budaya yang tak lekang dalam kehidupan masyarakat Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare adalah ritual ‘Mappadendang’.

Prosesi adat dan budaya sebagai tanda kesyukuran atas hasil panen ini merupakan warisan budaya yang digelar setiap sebelum panen padi perdana, dengan harapan hasil panen melimpah ruah.

Ritual ini dilakukan bersama dengan menumbuk padi dalam lesung panjang yang mempunyai lubang berjumlah enam, hingga dua belas yang disebut ‘Pallungeng’, dengan menggunakan alat tumbuk yang oleh suku Bugis disebut ‘alu’.

Bersama puluhan kelompok tani di kecamatan Bacukiki, pesta panen berlangsung meriah. Ritual ini dipusatkan di Bocco-boccoe, Kelurahan Watang Bacukiki, Senin, (12/8/2018).

“Ini merupakan tradisi kita, sebagai bentuk kesyukuran dan harapan agar hasil panen kita melimpah dari sebelumnya,” ungkap Nawir, salah seorang petani yang juga Ketua Kelompok Tani di Kampung Abbanuangnge ini.

Pada pesta adat ini, hadir Camat Bacukiki didampingi Danramil Bacukiki, Plt. Kadis PKP, Kepala BPS serta beberapa tokoh masyarakat Bacukiki. (Nia)


div>