KAMIS , 21 JUNI 2018

Belum Menyerah, Buhari-Wahyu Kembali Ajukan Gugatan ke Panwaslu Luwu

Reporter:

Jepi

Editor:

Lukman

Selasa , 13 Februari 2018 20:30
Belum Menyerah, Buhari-Wahyu Kembali Ajukan Gugatan ke Panwaslu Luwu

Tim Kuasa Hukum Buhari Kahar Muzakkar-Wahyu Napeng, SE, kembali mengajukan gugatan ke Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Luwu, Selasa (13/2).

BELOPA, RAKYATSULSEL.COM – Tim Kuasa Hukum bakal pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Buhari Kahar Muzakkar-Wahyu Napeng, SE, kembali mengajukan gugatan ke Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Luwu, Selasa (13/2).

Melalui Tim Kuasa Hukum, Abbas Djohan, mengadu di kantor Panwaslu Kabupaten Luwu, terkait Berita Acara Keputusan KPU Kabupaten Luwu pertanggal 07 Februari 2018, dimana berkas BKM-WN dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Dasar gugatan kami adalah KPU, memasukkan Partai Hanuran dan Partai Amanat Nasional (PAN) ke kandidat lain. Sedangkan putusan Panwaslu Luwu yang dahulu, sudah jelas PAN dan Hanura secara sah mendukung BKM-WN sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Abbas Djohan.

Disamping itu, Abbas Djohan mengaku dengan keputusan yang dikeluarkan KPU tersebut dinilai sangat merugikan pasangan Buhari Kahar-Wahyu SE.

“Kami merasa dirugikn dengan surat keputusan KPU. Pertama kami dirugikan karena KPU tidak meloloskan BKM-WN, serta soal Partai PAN dan Hanura yang ditetapkan ke kandidat lain,” jelas Abbas.

Sementara itu, Panwaslu Luwu sudah menerima berkas gugatan pihak Pemohon yakni BKM-WN yang selanjutnya akan diregistrasi setelah itu akan masuk pada tahap sidang musyawarah sengketa.

“Kami baru menerima gugatan pemohon untuk selanjutnya akan kami registrasi, setelah itu akan masuk di sidang musyawarah sengketa. Objek sengketa pemohon terkait Berita Acara KPU Luwu di tanggal 07 Februari 2018, serta penetapan KPU yang tidak meloloskan pemohon sebagai calon Bupati dan Wabup Luwu,” ujar Ketua Panwaslu Luwu Sam Abdi. (*)


div>