SENIN , 28 MEI 2018

Benahi RS Rujukan, Pemprov Siapkan Anggaran Rp 42,9 Miliar

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Senin , 11 Desember 2017 15:15
Benahi RS Rujukan, Pemprov Siapkan Anggaran Rp 42,9 Miliar

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachmat Latif. (int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi Sulsel menyiapkan anggaran sebesar Rp 42,9 miliar untuk membenahi Rumah Sakit (RS) rujukan. Anggaran yang digelontorkan di tahun 2018 itu berasal dari rincian Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik penugasan.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Sulsel, Rachmat Latif mengatakan, dari total anggaran itu nantinya akan menjadi dasar pemerintah untuk meningkatkan taraf kesehatan di Sulsel, baik dalam hal peningkatan gedung maupun fasilitas.

“Seperti rumah sakit kita RS Labuang Baji itu setelah selesai semua renovasi gedung tentu akan dilanjutkan fasilitas alat dan pelayannya,” ujar Rahmat Latif, Minggu (10/12) kemarin.

Sejumlah rumah sakit rujukan yang menjadi tanggungjawab pemprov kata Rahmat, merupakan RS tipe B, dimana mewajibkan rumah sakit memiliki kelengkapan fasilitas yang kkualitasnya berstandar tipe B.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman sebelumnya mengatakan, anggaran itu terbagi dalam beberapa sektor kesehatan.

“Seperti pelayanan kesehatan rujukan sebesar Rp12,4 miliar, pelayanan kesehatan farmasi Rp75 miliar, dukungan jaminan kesehatan nasional Rp43,2 miliar, dan prioritas daerah sebesar Rp49,8 miliar,” paparnya.

Berdasarkan data Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa sesuai Lampiran APBN tahun anggaran 2018 untuk Pemprov Sulsel, DAK Fisik mencapai Rp4 triliun dan DAK non fisik sebesar Rp5,2 triliun.

Dari dana tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, menganggarkan sebanyak Rp178 miliar DAK reguler diarahkan pada pelayanan dasar publik untuk sektor pendidikan dan kesehatan.

Kepala Bappeda Sulsel, Jufri Rahman mengatakan sebanyak Rp178 miliar itu terbanyak menangani kesehatan dan KAB serta pendidikan Sekolah Menengah Atas.

“Sebanyak Rp 50,5 miliar itu dikhususkan untuk SMA se-Sulsel, dan untuk kesehatan sebesar Rp105,6 miliar,” ujarnya, Kamis (7/12) lalu.

Sementara untuk DAK penugasan yang juga fokus pada kesehatan, lanjut Jufri yakni sebesar Rp42,9 miliar menangani rumah sakit rujukan dari total Rp217 miliar.

Sementara anggaran DAK penugasan lainnya fokus membiayai bidang jalan sebesar Rp25,1 miliar, irigasi sebesar 7,3 miliar, energi skala kecil dan menengah sebesar Rp14,8 miliar, serta lingkungan hidup dan kehutanan sebesar Rp 27,2 miliar. (*)


div>