RABU , 19 DESEMBER 2018

Berani Kelabui Petugas, Begal Dihadiahi Timah Panas

Reporter:

Iskanto

Editor:

Rabu , 26 September 2018 18:00
Berani Kelabui Petugas, Begal Dihadiahi Timah Panas

Pelaku begal, Andi Bin Yaha yang merupakan warga Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Pada Agustus 2018 kemarin, telah terjadi aksi pembegalan terhadap Hardianti dan Yuli saat hendak berboncengan mengendatai motor.

Tiba – tiba Andi Bin Yaha (Pelaku) datang dari belakang dan menarik baju Hardianti. Karena merasa takut Hardianti menghentikan laju kendaraannya.  setelah berhenti, pelaku lantas ingin mengambil kunci korban.

Korban yang enggan memberikan kunci, membuat pelaku nekat memukul tangan dan mengancam korban dengan sebilah parang serta meminta telepon genggam korban.

” Sini itu HP mu, kalau tidak saya akan parangiko (menebas dengan parang),” kata Yuli menirukan ancaman pelaku ke dan selanjutnya kabur melarikan diri menggunakan sepeda motor berjenis Suzuki Shogun berwarna merah.

Menaggapi kejadian itu, Tim Pegasus yang dipimpin langsung oleh Aipda Abd Rasyad telah berhasil melakukan penangkapan pelaku begal di Lapangan Passamaturukang, Jalan Kelara, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu.

Pelaku begal, Andi Bin Yaha yang merupakan warga Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang ini setelah ditangkap ternyata tidak kehabisan akal. Ia saat ingin diinterogasi malah mengelabui petugas dengan pura – pura ingin buang air kecil.

Merasa mendapat kesempatan, ia memberontak dan melarikan diri. Petugas pun memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan. Petugas pun akhirnya memberikan tembakan pada betis sebelah kanan dan membuat langkah pelaku begal terhenti.

Selanjutnya pelaku dibawa ke RSUD Lanto Daeng Pasewang untuk dilakukan perawatan luka. Setelahnya diserahkan ke Polsek Batang untuk proses lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni, sebilah parang, HP samsung J5 warna putih dan sepeda motor Suzuki Shogun 125 warna merah.(*) 


div>