KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Berdamai, Kepsek SMPN 2 Turatea Akui Kesalahannya

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Kamis , 06 September 2018 13:49
Berdamai, Kepsek SMPN 2 Turatea Akui Kesalahannya

Kepala Kadisdikbud Jeneponto Nur Alam Basir.

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Setelah mengetahui tindakan penganiayaan yang dialami oleh Siswi SMA Al Bahra, Fira Lestari (17) yang dilakukan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Turatea, Desa Bululoe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Hj. Farida.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Jeneponto melakukan pemanggilan kepada Hj. Farida untuk mendengarkan keterangannya.

“Sudah saya panggil kemarin, dia (Hj Farida) sudah klarifikasi, katanya dia sudah berdamai dengan keluarga korban, jadi saya anggap tidak ada masalah,” ujar Kepala Kadisdikbud Jeneponto Nur Alam Basir, Kamis (6/9).

Dia juga mengatakan bahwa Hj. Farida telah menemui keluarga Fira Lestari untuk meminta maaf. Menurutnya, Hj. Farida juga membenarkan penganiaan yang dilakukannya.

” Kata Hj. Farida dia sudah menemui keluarga korban, terkait penganiayaan dia membenarkan hal tersebut tapi itu karena dia khilaf. Kalau menurut Hj. Farida dia sudah ketemu dengan keluarga fira lestari dan sudah damai. Kalau terkait sanksi saya sudah tegur dan dia juga sudah meminta maaf dan mengakui perbuatannya,” jelas dia.

Lebih lanjut, Nur Alam Basir juga mengatakan bahwa menurut Hj. Farida, keluarga Fira Lestari tidak keberatan. Hj. Farida juga menganggap tindakannya hanya sebuah pembinaan.

“Kamudian keluarganya juga tidak keberatan. dia mengatakan tindakan yang dilakukannya adalah sebuah pembinaan, karena Hj. Farida adalah guru dan Fira lestari adalah seorang siswa,” jelas dia. (*)


div>